Detak Media — Operasi rekonstruksi bibir sumbing dan celah langit-langit pada anak bukan sekadar prosedur estetika. Tindakan ini memiliki manfaat signifikan terhadap tumbuh kembang dan kualitas hidup anak secara keseluruhan.
Direktur RS Hermina Bogor, dr Muyi Ayoe Hapsari, SH. MM, menekankan pentingnya penanganan operasi sejak dini. Menurutnya, setiap anak berhak mendapatkan kesempatan untuk tumbuh dan berkembang secara optimal. Melalui program operasi bibir sumbing, yang juga didukung oleh Alamii Food dan Smile Train Indonesia, penanganan ini dipandang sebagai upaya komprehensif untuk meningkatkan kualitas hidup anak.
“Melalui layanan ini, kami berharap dapat menghadirkan senyum baru, mengembalikan fungsi, serta membuka peluang bagi anak-anak untuk menjalani kehidupan yang lebih sehat, mandiri, dan penuh percaya diri,” ujar dr Muyi dalam acara Operasi Bibir Sumbing Gratis.
Senada dengan itu, dr Maulina, SpBO dari Rumah Sakit Hermina Bogor, menjelaskan bahwa operasi bibir sumbing bukan hanya tindakan rekonstruktif. Operasi ini merupakan bagian penting dari pemulihan kemampuan makan, berbicara, dan mendukung kualitas hidup anak secara menyeluruh.
“Bibir sumbing merupakan kelainan bawaan yang memerlukan penanganan komprehensif. Operasi pada waktu yang tepat menjadi langkah penting untuk mengembalikan fungsi, bukan sekadar memperbaiki penampilan, dengan tindakan sejak dini anak memiliki kesempatan lebih baik untuk memperoleh nutrisi yang optimal, perkembangan bicara yang baik, serta kualitas hidup yang lebih baik hingga dewasa,” jelas dr Maulina.
Sebanyak 17 anak penderita bibir sumbing dan celah langit-langit menerima manfaat dari program operasi gratis yang diselenggarakan di Rumah Sakit Hermina Bogor. Kegiatan ini merupakan rangkaian menyambut Hari Anak Nasional dan HUT ke-81 Kemerdekaan RI. Program ini didukung oleh total donasi senilai Rp110,5 juta, sebagai bagian dari upaya menghadirkan akses layanan kesehatan yang lebih merata bagi anak-anak Indonesia.
Pendiri Alamii Food, Cindy Mulyasasmita, secara simbolis menyerahkan donasi kepada Country Manager dan Program Director Smile Train Indonesia, Deasy Larasati. Cindy menegaskan, kegiatan CSR ini mempertegas misi perusahaan, Nurturing Happier & Healthier Kids. Alamii percaya setiap anak berhak tumbuh sehat, percaya diri, bahagia, dan memiliki kesempatan yang sama.
“Kami percaya, nutrisi yang baik perlu berjalan beriringan dengan akses terhadap layanan kesehatan yang memadai. Bersama Smile Train Indonesia, kami ingin menghadirkan dampak yang nyata bagi anak-anak dengan bibir sumbing dan celah langit-langit agar mereka dapat makan lebih baik, tumbuh lebih sehat, berbicara lebih percaya diri, dan memiliki kesempatan yang sama untuk meraih masa depan yang lebih baik,” ujar Cindy.
Deasy Larasati, Country Manager dan Program Director Smile Train Indonesia, menambahkan bahwa kolaborasi dengan sektor swasta memiliki peran penting dalam memperluas akses operasi bagi anak-anak yang membutuhkan. Smile Train merupakan badan amal dunia yang fokus pada penanganan sumbing gratis di 85 negara, termasuk Indonesia sejak tahun 2002. Hingga kini, Smile Train telah membantu lebih dari 125.000 operasi di Indonesia.
“Program CSR bersama Alamii merupakan salah satu pelayanan bakti sosial bertujuan memberikan layanan operasi bibir sumbing secara gratis bagi anak-anak dari keluarga prasejahtera. Selain memperbaiki kelainan fisik bawaan, program tersebut diharapkan mampu mengembalikan fungsi makan dan berbicara, meningkatkan rasa percaya diri, serta membantu keluarga yang memiliki keterbatasan ekonomi dalam memperoleh pelayanan kesehatan yang layak,” ungkap Deasy.
Ikuti Detak Media

Masuk dengan Google untuk ikut berkomentar.