— Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) mencatatkan penguatan tipis sebesar 17,61 poin atau 0,28% pada sejam pertama perdagangan Selasa, 4 Agustus 2026. Indeks bergerak di kisaran 6.238 hingga 6.268.

Dalam periode yang sama, sejumlah saham menunjukkan kinerja positif dan menjadi daftar saham dengan perolehan keuntungan terbesar atau top gainers. Salah satu yang menarik perhatian adalah saham dari PT Prodia Diagnostic Line Tbk (PRDL).

Data Bursa Efek Indonesia (BEI) mencatat bahwa sebanyak 10,05 miliar lembar saham telah diperdagangkan dengan nilai transaksi mencapai Rp 3,41 triliun. Total frekuensi perdagangan tercatat sebanyak 681.546 kali transaksi.

Secara keseluruhan, tercatat 337 saham mengalami kenaikan harga, sementara 221 saham diperdagangkan menurun, dan 221 saham lainnya stagnan. Saham-saham blue chip yang tergabung dalam indeks LQ45 juga menunjukkan tren positif dengan kenaikan 0,39%.

Pergerakan IHSG ini sedikit berbeda dengan mayoritas indeks saham Asia yang mayoritas mengalami pelemahan pada perdagangan sesi awal. Indeks Shanghai (China) turun 0,11%, Nikkei (Jepang) melemah 0,66%, dan Hang Seng (Hong Kong) terkoreksi 0,59%. Sementara itu, Straits Times (Singapura) berhasil naik tipis 0,15%.

Saham-Saham Top Gainers

Di tengah penguatan IHSG, beberapa saham berhasil membukukan keuntungan signifikan, melonjak antara 16% hingga 22% dan masuk dalam daftar top gainers.

Saham PT Morenzo Abadi Perkasa Tbk (ENZO) memimpin lonjakan dengan kenaikan 22,73% ke level Rp 81. Disusul oleh PT Prodia Diagnostic Line Tbk (PRDL) yang melonjak 19,7% ke harga Rp 316, dan PT Tunas Alfin Tbk (TALF) yang melesat 17,72% ke Rp 930.

Selain itu, saham PT Guna Timur Raya Tbk (TRUK) juga menunjukkan kenaikan tajam sebesar 17,59% ke Rp 635, serta PT BErlina Tbk (BRNA) yang meningkat 16,39% ke Rp 710.

Sebaliknya, terdapat dua saham yang mengalami penurunan paling parah hingga menyentuh batas auto rejection bawah (ARB) dan menempati posisi teratas dalam daftar top losers. Saham PT Bach Multi Global Tbk (BACH) ambrol 14,78% ke Rp 865, dan PT Tempo Intimedia Tbk (TMPO) anjlok 14,47% ke Rp 130.