Detak Media — Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) menunjukkan performa positif pada perdagangan sesi I Jumat, ditutup menguat 44,77 poin atau 0,71% ke level 6.388,48. Sepanjang sesi, IHSG bergerak dalam rentang 6.347 hingga 6.408.
Pada perdagangan sesi ini, total 23,5 miliar lembar saham telah diperdagangkan dengan nilai transaksi mencapai Rp 8,76 triliun. Frekuensi perdagangan tercatat sebanyak 1.314.481 transaksi. Sebanyak 338 saham mengalami kenaikan, sementara 247 saham menurun, dan 204 saham lainnya stagnan.
Saham-saham blue chip yang tergabung dalam LQ45 turut mencatat penguatan sebesar 1,11%. Hampir seluruh sektor saham menunjukkan tren positif pada sesi I. Sektor infrastruktur menjadi pemimpin penguatan dengan kenaikan 2,15%, diikuti oleh sektor properti (1,54%), sektor barang baku (1,11%), sektor barang konsumsi primer (0,88%), dan sektor energi (0,87%). Sektor barang konsumsi non primer menjadi satu-satunya sektor yang mengalami pelemahan, sebesar 0,38%.
Di pasar saham Asia, mayoritas indeks tercatat menguat. Indeks Shanghai naik 0,49%, Straits Times meningkat 0,83%, dan Hang Seng menguat 0,15%. Namun, Nikkei Jepang mengalami penurunan 0,63%.
Saham-Saham Top Gainers
Sejumlah saham mencatat lonjakan harga tertinggi dan memimpin daftar top gainers, dengan kenaikan bervariasi antara 12% hingga 35%. Di antara saham-saham tersebut, PT Voksel Electric Tbk (VOKS) dan PT Rockfields Properti Indonesia Tbk (ROCK) berhasil mencapai batas auto rejection atas (ARA).
Harga saham VOKS melonjak 35% ke level Rp 270, sementara ROCK menguat 25% ke Rp 1.875. Saham lain yang turut mencatat kenaikan signifikan antara lain PT Indonesian Paradise Property Tbk (INPP) yang melesat 23,53% ke Rp 840, PT Indosat Tbk (ISAT) naik 16,32% ke Rp 2.210, PT Guna Timur Raya Tbk (TRUK) terkerek 12,69% ke Rp 755, dan PT Gaya Abadi Sempurna Tbk (SLIS) yang menguat 12,16% ke Rp 83.
Sebaliknya, PT Tunas Alfin Tbk (TALF) menjadi saham dengan pelemahan terdalam, mencapai batas auto rejection bawah (ARB) dan memimpin daftar top losers dengan penurunan 14,63% menjadi Rp 875. Saham lain yang masuk daftar top losers adalah PT PT Bach Multi Global Tbk (BACH) yang anjlok 8,73% ke Rp 575, PT Puri Sentul Permai Tbk (KDTN) turun 7,33% ke Rp 430, PT Aman Agrindo Tbk (GULA) terkoreksi 5,73% ke Rp 740, dan PT Tempo Intimedia Tbk (TMPO) yang melemah 5,03% ke Rp 151.
Ikuti Detak Media

Masuk dengan Google untuk ikut berkomentar.