Detak Media — Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) menunjukkan penguatan pada pembukaan perdagangan Jumat (7/8/2026), naik 37,7 poin atau 0,59% ke level 6.381,41. Selama sejam pertama, IHSG bergerak di kisaran 6.347 hingga 6.390.
Di tengah pergerakan positif IHSG, sejumlah saham berhasil melesat signifikan, bahkan ada yang mencapai batas auto rejection atas (ARA). Kenaikan harga saham ini memimpin daftar top gainers pada perdagangan hari ini.
Data Bursa Efek Indonesia (BEI) mencatat, sebanyak 15,16 miliar lembar saham telah diperdagangkan dengan nilai transaksi mencapai Rp 5,4 triliun. Frekuensi perdagangan tercatat sebanyak 826.248 kali transaksi.
Secara keseluruhan, 306 saham mengalami kenaikan harga, sementara 248 saham diperdagangkan menurun, dan 221 saham lainnya stagnan. Saham-saham blue chip yang tergabung dalam indeks LQ45 juga turut menguat sebesar 0,93%.
Pergerakan indeks saham Asia pada sejam perdagangan IHSG menunjukkan variasi. Indeks Shanghai, China, meningkat 0,3% dan Straits Times, Singapura, melesat 0,6%. Sementara itu, Nikkei, Jepang, tercatat jatuh 0,98% dan Hang Seng, Hong Kong, melemah 0,03%.
Saham Top Gainers Mencatat Kenaikan Fantastis
Sejumlah saham berhasil mencatatkan kenaikan harga yang impresif, mulai dari 14% hingga mencapai 32% dalam waktu singkat. Kenaikan ini menempatkan mereka di jajaran top gainers.
Salah satu saham yang menjadi sorotan adalah PT Rockfields Properti Indonesia Tbk (ROCK). Saham emiten ini melonjak 25% hingga menyentuh batas auto rejection atas (ARA), dengan harga saham mencapai Rp 1.875.
Selain ROCK, beberapa saham lain yang juga menunjukkan performa kuat di daftar top gainers antara lain PT Voksel Electric Tbk (VOKS) yang meningkat 32% ke Rp 264, PT Mitra Pack Tbk (PTMP) naik 30,16% ke Rp 82, PT Lippo Karawaci Tbk (LPKR) terkerek 16,13% ke Rp 72, dan PT Citra Buana Prasida Tbk (SOLA) yang menguat 14,85% ke Rp 580.
Di sisi lain, pergerakan pasar juga mencatat saham yang mengalami pelemahan signifikan. PT Tunas Alfin Tbk (TALF) tercatat sebagai top losers dengan penurunan harga paling parah, yakni 14,63% hingga menyentuh batas auto rejection bawah (ARB) dan ditutup pada harga Rp 875.
Ikuti Detak Media

Masuk dengan Google untuk ikut berkomentar.