Detak Media — Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) menunjukkan performa positif pada perdagangan sesi I Rabu (5/8/2026), ditutup menguat sebesar 43,39 poin atau 0,69% ke level 6.363,01. Pergerakan indeks sepanjang sesi ini berada dalam rentang 6.316 hingga 6.367.
Pada sesi I, total sebanyak 20,66 miliar lembar saham diperdagangkan dengan nilai transaksi mencapai Rp 7,88 triliun. Frekuensi perdagangan tercatat sebanyak 1.351.818 transaksi. Sebanyak 436 saham mengalami kenaikan, 179 saham diperdagangkan menurun, dan 172 saham lainnya stagnan.
Saham-saham blue chip yang tergabung dalam LQ45 turut memberikan kontribusi dengan penguatan sebesar 0,24%. Hampir seluruh sektor saham mencatat kenaikan pada penutupan sesi I. Sektor barang baku memimpin penguatan dengan lonjakan 2,35%, diikuti oleh sektor properti (1,84%), kesehatan (1,81%), teknologi (1,8%), dan barang konsumsi primer (1,28%). Sektor keuangan menjadi satu-satunya sektor yang mengalami pelemahan tipis sebesar 0,05%.
Pergerakan positif juga terlihat pada bursa saham Asia. Indeks Shanghai (China) melesat 1,5%, Nikkei (Jepang) melonjak 3,48%, dan Hang Seng (Hong Kong) menguat 0,09%. Namun, Straits Times (Singapura) tercatat turun 0,5%.
Lima Saham Catat Kenaikan Tertinggi
Di tengah penguatan IHSG, lima saham berhasil mencatatkan kenaikan harga yang signifikan dan menduduki puncak daftar top gainers. Kenaikan harga saham-saham ini berkisar antara 22% hingga 30%.
PT Guna Timur Raya Tbk (TRUK) menjadi salah satu saham yang melonjak hingga menyentuh batas auto rejection atas (ARA), dengan harga sahamnya melejit 25% ke level Rp 675. Saham lain yang masuk dalam daftar top gainers adalah PT Gaya Abadi Sempurna Tbk (SLIS) yang meningkat 30,26% ke Rp 82, PT Megapolitan Developments Tbk (EMDE) naik 29,17% ke Rp 93, PT Citra Buana Prasida Tbk (CBPE) naik 23,86% ke Rp 436, dan PT Tunas Alfin Tbk (TALF) yang meningkat 22,8% ke Rp 436.
Sebaliknya, saham PT Bach Multi Global Tbk (BACH) mengalami penurunan paling parah hingga menyentuh batas auto rejection bawah (ARB) dan menempatkannya di puncak daftar top losers. Harga saham BACH ambles 14,45% menjadi Rp 740.
Ikuti Detak Media

Masuk dengan Google untuk ikut berkomentar.