Detak Media — WASHINGTON – Pemerintah Amerika Serikat (AS) telah menerapkan kebijakan imigrasi yang lebih ketat dengan menahan warga negara asing (WNA) yang masa berlaku visanya telah kedaluwarsa, bahkan ketika mereka berada di bandara untuk melakukan penerbangan domestik.
The New York Times melaporkan bahwa tindakan ini berdampak pada berbagai kalangan, termasuk pasangan dari warga negara AS dan imigran yang memegang izin kerja resmi. Dokumen dari Departemen Keamanan Dalam Negeri AS dan keterangan dari pengacara imigrasi mengungkap bahwa puluhan WNA dari berbagai negara kini menghadapi ketidakpastian hukum.
Secara formal, individu yang ditahan sedang dalam proses pengajuan perpanjangan visa atau pemrosesan Green Card, serta memiliki izin resmi untuk bekerja di AS. Sebelumnya, imigran yang sedang menunggu proses administrasi imigrasi dan tidak memiliki catatan kriminal umumnya tidak ditangkap atau ditahan saat melakukan perjalanan udara domestik.
Pengetatan ini merupakan hasil dari perluasan kerja sama antara Badan Keamanan Transportasi (TSA) dan Badan Penegakan Imigrasi dan Bea Cukai (ICE). Melalui sistem integrasi baru, data manifes penumpang dari maskapai penerbangan disinkronkan secara otomatis dengan basis data imigrasi, memungkinkan petugas untuk segera mendeteksi status visa penumpang.
Isu imigrasi telah lama menjadi topik perdebatan politik yang intens di AS. Pengetatan pemeriksaan di bandara domestik ini menandai perubahan signifikan dalam strategi penegakan hukum imigrasi, menggeser fokus dari wilayah perbatasan darat ke infrastruktur transportasi publik antarkota.
Penggunaan otomatisasi data antara maskapai penerbangan dan lembaga penegak hukum telah menuai kritik tajam dari kelompok advokasi hak imigran dan para pakar hukum. Banyak pihak berpendapat bahwa langkah ini menciptakan ketidakpastian hukum bagi jutaan WNA yang masih menunggu kejelasan status imigrasi mereka di tengah lambatnya proses birokrasi penanganan berkas atau backlog di Departemen Keamanan Dalam Negeri AS.
Ikuti Detak Media

Masuk dengan Google untuk ikut berkomentar.