Detak Media — Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) berhasil menguat sebesar 31,5 poin atau 0,5% ke level 6.351,1 pada penutupan perdagangan Rabu (5/8/2026). Penguatan ini didukung oleh mayoritas sektor saham, dengan sektor kesehatan tampil sebagai yang terdepan dengan lonjakan 2,35%.
Beberapa saham unggulan dalam indeks LQ45 turut berkontribusi pada penguatan ini, termasuk PT Kalbe Farma Tbk (KLBF) yang melonjak 8,8% dan PT Sumber Alfaria Trijaya Tbk (AMRT) yang naik 7,5%. Selain itu, sejumlah saham tercatat mencapai Auto Rejection Atas (ARA), menunjukkan kenaikan harga maksimal yang diizinkan, seperti CBPE, TRUK, dan TALF.
Secara keseluruhan, pasar modal Indonesia menunjukkan aktivitas positif dengan 422 saham menguat, 223 saham melemah, dan 318 saham stagnan. Total nilai transaksi bursa pada hari itu mencapai Rp 14,9 triliun.
Penguatan IHSG hari ini didorong oleh kombinasi sentimen positif dari pasar global dan domestik. Pilarmas Investindo Sekuritas menjelaskan bahwa optimisme terhadap deeskalasi konflik antara Amerika Serikat dan Iran yang berimbas pada penurunan harga minyak, serta pertumbuhan ekonomi Indonesia yang melampaui ekspektasi pasar, menjadi katalis utama.
Di pasar global, indeks saham Asia dilaporkan bergerak menguat seiring meningkatnya harapan tercapainya kesepakatan antara AS dan Iran untuk membuka kembali Selat Hormuz. Sentimen ini memicu penurunan tajam harga minyak dan meredakan kekhawatiran inflasi global.
Dari dalam negeri, Badan Pusat Statistik (BPS) melaporkan bahwa ekonomi Indonesia tumbuh 5,29% secara tahunan (year on year/yoy) pada kuartal II-2026. Meskipun angka ini sedikit lebih rendah dibandingkan kuartal sebelumnya yang mencapai 5,61%, realisasi tersebut tetap melampaui konsensus pasar yang memproyeksikan pertumbuhan sebesar 5,1%.
Sejumlah saham memberikan keuntungan signifikan pada hari itu, dengan lima saham mencatat kenaikan harga antara 20% hingga 25%. Saham-saham tersebut meliputi PT Gaya Abadi Sempurna Tbk (SLIS) yang naik 25,4% ke Rp 79, PT Citra Buana Prasida Tbk (CBPE) yang melonjak 25% ke Rp 440, dan PT Guna Timur Raya Tbk (TRUK) yang naik 25% ke Rp 675.
Selain itu, PT Tunas Alfin Tbk (TALF) tercatat meningkat 24,8% menjadi Rp 1.205, dan PT VKTR Teknologi Mobilitas Tbk (VKTR) terangkat 20,27% ke Rp 890. Di sisi lain, beberapa saham mengalami penurunan tajam, termasuk PT Bach Multi Global Tbk (BACH) yang longsor 14,4% ke Rp 740, PT Ekamas Mora Republik Tbk (MORA) ambles 11,2% ke Rp 5.500, dan PT Morenzo Abadi Perkasa Tbk (ENZO) yang jatuh 11,2% ke Rp 79.
Saham PT Prodia Diagnostic Line Tbk (PRDL) juga terperosok 10,3% menjadi Rp 296, dan PT Martina Berto Tbk (MBTO) terkikis 10,1% ke Rp 133.
Ikuti Detak Media

Masuk dengan Google untuk ikut berkomentar.