— Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) mengalami pelemahan pada penutupan perdagangan Selasa (28/7/2026), merosot 55,2 poin atau 0,89% ke level 6.130,5. Di tengah tren pelemahan ini, beberapa saham unggulan dalam indeks LQ45 justru menunjukkan performa positif.

Saham PT XL Axiata Tbk (EXCL) tercatat melesat 2,95%, sementara PT Sumber Alfaria Trijaya Tbk (AMRT) juga menguat 2,29%. Pergerakan positif ini menempatkan kedua saham tersebut sebagai sorotan di tengah koreksi pasar.

Secara keseluruhan, bursa saham pada hari itu mencatat 281 saham menguat, 380 saham melemah, dan 304 saham stagnan. Total nilai transaksi yang tercatat mencapai Rp 10,8 triliun.

Satu-satunya sektor yang berhasil membukukan penguatan adalah sektor barang konsumen primer dengan kenaikan 0,52%. Sektor lain mayoritas mengalami pelemahan, termasuk sektor properti yang turun 3,25%, sektor energi 1,75%, dan sektor perindustrian 1%.

Analis Pilarmas Investindo Sekuritas menyoroti sentimen eksternal yang memengaruhi pasar. Bursa regional Asia cenderung melemah akibat kehati-hatian pelaku pasar menjelang keputusan suku bunga The Fed. Meskipun diperkirakan suku bunga akan dipertahankan, spekulasi kenaikan akibat tekanan inflasi yang kembali meningkat masih menjadi perhatian.

Harapan meredanya konflik di Timur Tengah pasca pernyataan Presiden AS Donald Trump yang terlibat dalam pembicaraan dengan Iran turut memberikan sentimen positif, menyebabkan harga minyak turun dan meredakan kekhawatiran inflasi. Namun, dari dalam negeri, pasar menantikan arah kebijakan moneter Bank Indonesia (BI) pasca pengunduran diri gubernur sebelumnya, terutama terkait transisi kepemimpinan dan kredibilitas independensi bank sentral di tengah ketidakpastian global.

Saham dengan Cuan Tertinggi Hari Ini

Meskipun IHSG melemah, terdapat lima saham yang memberikan keuntungan signifikan dengan kenaikan harga antara 21% hingga 33% dalam sehari.

Saham-saham tersebut meliputi PT Kobexindo Tractors Tbk (KOBX) yang melesat 33,7% ke Rp 198, PT Alakasa Industrindo Tbk (ALKA) melonjak 24,7% menjadi Rp 1.715, dan PT Dwi Guna Laksana Tbk (DWGL) naik 24,35% ke Rp 286.

Selain itu, PT M Cash Integrasi Tbk (MCAS) menguat 21,8% ke Rp 324, dan PT Mega Perintis Tbk (ZONE) terangkat 21,4% menjadi Rp 765.

Di sisi lain, beberapa saham mengalami penurunan tajam. PT Maha Properti Indonesia Tbk (MPRO) longsor 14,9% ke Rp 12.275, PT Puri Sentul Permai Tbk (KDTN) ambles 14,8% menjadi Rp 320, dan PT Digital Mediatama Maxima Tbk (DMMX) jatuh 12,5% ke Rp 189.

Saham PT Arkora Hydro Tbk (ARKO) terkoreksi 10,2% ke Rp 4.600, dan PT Lancartama Sejati Tbk (TAMA) juga turun 10,2% menjadi Rp 228.