— JAKARTA – Hong Kong mencatat lonjakan impor emas ke level tertinggi sejak akhir 2014 pada bulan Juni 2026. Kenaikan tajam ini didorong oleh persiapan peluncuran sistem kliring baru kota tersebut serta permintaan yang kuat dari China.

Menurut otoritas bea cukai kota tersebut, arus masuk emas batangan ke Hong Kong melonjak hingga lebih dari 130 ton. Jumlah tersebut menandai impor bersih emas Hong Kong pada level tertinggi sejak Desember 2023.

Hong Kong telah memulai uji coba operasional sistem kliring emas awal bulan ini. Sistem ini bertujuan untuk meningkatkan peran kota tersebut dalam perdagangan dan penetapan harga emas batangan global. Sebelumnya, bank-bank harus membangun persediaan batangan emas besar untuk memungkinkan pengiriman fisik ke dalam sistem.

Sebagian dari peningkatan impor ini juga kemungkinan didorong oleh permintaan emas batangan di seberang perbatasan di China. Hong Kong berfungsi sebagai titik transit utama bagi emas untuk diproses atau diperdagangkan sebelum diekspor kembali, dan China menyumbang sebagian besar volume ekspor.

Impor emas China sendiri telah mencapai level tertinggi dalam dua tahun terakhir bulan lalu. Hal ini terjadi karena harga murah dan penguatan yuan meningkatkan minat investor, sementara bank-bank termotivasi untuk menggunakan kuota impor dan menimbun emas batangan untuk memenuhi komitmen ritel.