— Pameran industri taman rekreasi terbesar di Asia, Fun Asia Expo Indonesia 2026, dijadwalkan akan diselenggarakan pada 5-6 Agustus 2026 di Jakarta International Expo (JIEXPO). Edisi keenam ini menargetkan kehadiran 20.000 pengunjung dan akan diikuti oleh lebih dari 150 peserta dari 11 negara. Negara-negara yang berpartisipasi meliputi China, Kanada, Italia, Malaysia, Singapura, Meksiko, Australia, Turki, Amerika Serikat, Uni Emirat Arab, dan tentu saja Indonesia.

Kegiatan ini merupakan hasil kolaborasi antara PT Fun International, Grandeur Exhibition Group, dan PT Funworld Prima. Pameran tersebut akan menampilkan berbagai inovasi terbaru dalam bentuk wahana, produk, teknologi terkini, serta konsep-konsep baru untuk taman rekreasi, taman bermain, dan taman air.

Selain memamerkan peralatan dan teknologi canggih, penyelenggara juga memberikan perhatian khusus pada aspek keselamatan dalam pengelolaan taman rekreasi. Keamanan dianggap sebagai salah satu faktor krusial dalam industri ini, yang harus didukung oleh perencanaan yang matang, pemilihan wahana yang tepat, dan kesiapan sumber daya manusia.

Marthin A. Sihite dari PT Funworld Prima menekankan pentingnya pelatihan tenaga kerja. “Pelatihan tenaga kerja diperlukan agar wahana dapat dioperasikan secara profesional dan memenuhi prosedur keselamatan. Hal tersebut menjadi semakin penting seiring masuknya mesin dan teknologi baru dalam pengembangan destinasi wisata buatan,” ujarnya.

Perkembangan industri taman rekreasi di Indonesia juga didukung oleh pertumbuhan objek daya tarik wisata nasional. Badan Pusat Statistik (BPS) mencatat bahwa jumlah objek daya tarik wisata di Indonesia mengalami peningkatan sebesar 17,18% pada tahun 2024. Kategori wisata alam, wisata tirta, dan wisata buatan menjadi yang paling mendominasi.

Secara ekonomi, pendapatan usaha objek daya tarik wisata tercatat mencapai Rp11,63 triliun pada tahun 2024. Namun, BPS juga melaporkan bahwa kontribusi ekonomi sektor ini masih terpusat di wilayah Jawa dan Bali. Oleh karena itu, pemerataan pengembangan destinasi menjadi salah satu tantangan utama yang perlu diatasi.

Fun Asia Expo 2026 dirancang sebagai platform pertemuan strategis antara pelaku usaha, pemerintah, pemasok teknologi, pengelola destinasi, dan berbagai pemangku kepentingan di sektor pariwisata. Kolaborasi ini diharapkan dapat memperkuat ekosistem taman rekreasi nasional, meningkatkan daya saing destinasi wisata buatan, serta mendorong pertumbuhan ekonomi di tingkat daerah maupun nasional.

Pengembangan taman rekreasi di masa depan diperkirakan akan semakin bergantung pada kemampuan pelaku usaha dalam menghadirkan wahana yang kreatif, aman, dan didukung oleh teknologi terbaru. Pertumbuhan industri ini juga membutuhkan investasi yang memadai, standar operasional yang ketat, tenaga kerja terlatih, serta pengawasan yang efektif.

Pendaftaran pengunjung untuk Fun Asia Expo 2026 dibuka secara gratis sebelum acara berlangsung melalui laman resmi: https://expo2026.funasiaexpo.co.id/expo-registration.