Detak Media — Pasar aset kripto menunjukkan tren positif pada Selasa, 4 Agustus 2026, dengan total kapitalisasi pasar mendekati US$ 2,17 triliun. Angka ini mencatat kenaikan sekitar 0,76% dalam 24 jam terakhir. Di tengah penguatan ini, harga Bitcoin (BTC) terpantau menguat 1,6% menjadi US$ 63.858 pada saat publikasi.
Kenaikan harga Bitcoin dan aset kripto lainnya ini dipicu oleh meredanya kekhawatiran mengenai intervensi yen yang sempat muncul pekan lalu. Meredanya kekhawatiran tersebut memungkinkan reli aset berisiko untuk menyusul kenaikan signifikan yang telah dicatat oleh saham-saham Amerika Serikat, yang bahkan menorehkan rekor baru.
Faktor lain yang turut mendorong pasar adalah penurunan harga minyak dan meredanya ketegangan di Timur Tengah. Indeks S&P 500 tercatat naik 1,48% dan mencapai rekor 7.600,50 pada hari Senin, sementara Dow Jones juga mencatat level tertinggi sepanjang masa. Reli aset berisiko yang terjadi di pasar saham ini baru diikuti oleh aset kripto sehari kemudian.
Sebelumnya, intervensi bersama antara Amerika Serikat dan Jepang pada 2 Agustus lalu, yang merupakan yang pertama sejak 2011, sempat menimbulkan kekhawatiran. Intervensi ini dikhawatirkan dapat memicu kenaikan nilai yen, membalikkan strategi carry trade, dan memberikan tekanan pada aset kripto. Namun, intervensi tersebut justru berhasil menstabilkan nilai mata uang tanpa menimbulkan efek domino yang signifikan terhadap pasar keuangan.
Pendorong kedua kenaikan harga aset kripto berasal dari faktor geopolitik. Pada 2 Agustus, Presiden Trump dilaporkan membatalkan rencana serangan terhadap Iran dan menyatakan niat untuk mengadakan pembicaraan mengenai pembukaan Selat Hormuz. Keputusan ini berdampak pada penurunan harga minyak mentah Brent sekitar 9%.
Meskipun demikian, potensi eskalasi konflik masih menjadi perhatian yang perlu diwaspadai, yang membuat reli pasar kripto secara keseluruhan tetap berada di zona yang memerlukan kehati-hatian. Penurunan harga minyak global berkontribusi pada berkurangnya kekhawatiran inflasi dan meredakan risiko perang dari aset-aset berisiko.
Serupa dengan reli yang terjadi di pasar saham, dampak positif dari meredanya ketegangan global ini awalnya tertahan oleh kekhawatiran terkait yen pada hari Senin. Namun, efek positif tersebut kini mulai terasa dan terefleksi pada penguatan pasar kripto.
Ikuti Detak Media

Masuk dengan Google untuk ikut berkomentar.