Detak Media — Penerapan standar perdagangan global yang semakin ketat mendorong meningkatnya kebutuhan layanan sertifikasi, inspeksi, pengujian, dan verifikasi di berbagai sektor industri. Kondisi tersebut dinilai membuka peluang besar bagi industri sertifikasi untuk tumbuh dalam jangka panjang.
Investor sekaligus pengusaha nasional, Sandiaga Salahuddin Uno, mengatakan tren tersebut didorong oleh semakin luasnya penerapan standar keberlanjutan, keamanan pangan, sertifikasi halal, serta prinsip Environmental, Social and Governance (ESG) di berbagai negara.
“Saya melihat industri sertifikasi dan assurance akan menjadi salah satu sektor strategis di masa depan. Semakin tinggi standar yang diterapkan di berbagai negara, semakin besar pula kebutuhan terhadap lembaga yang dapat memberikan kepastian dan kepercayaan kepada pasar,” ujar Sandiaga dalam keterangan tertulis, Sabtu (1/8/2026).
Di Indonesia, kebutuhan layanan sertifikasi juga terus meningkat seiring bertambahnya aktivitas ekspor serta tuntutan pasar terhadap produk yang memenuhi standar internasional. Permintaan tersebut kini tidak hanya datang dari sektor ekspor, tetapi juga industri halal, keamanan pangan, energi, manufaktur, hingga perusahaan yang mulai menerapkan prinsip ESG.
Menurut Sandiaga, perkembangan tersebut menciptakan peluang besar bagi perusahaan yang bergerak di bidang sertifikasi, inspeksi, pengujian, dan verifikasi. Salah satu perusahaan yang dinilai berpotensi memanfaatkan momentum tersebut ialah PT Mutuagung Lestari Tbk (MUTU).
“Saya melihat MUTU memiliki fondasi bisnis yang kuat dan pengalaman yang panjang di bidangnya. Dengan meningkatnya kebutuhan terhadap sertifikasi dan assurance, saya optimistis perusahaan ini memiliki peluang besar untuk terus berkembang,” katanya.
Seiring meningkatnya kebutuhan pasar, MUTU terus memperluas layanan, mulai dari sertifikasi halal, keamanan pangan, sertifikasi keberlanjutan, hingga layanan yang berkaitan dengan pasar karbon.
Sandiaga menilai, keberadaan lembaga sertifikasi kini bukan lagi sekadar pelengkap dalam proses bisnis perusahaan, melainkan menjadi faktor penting untuk meningkatkan daya saing produk Indonesia di pasar global.
“Perusahaan yang mampu memenuhi standar internasional akan memiliki peluang lebih besar untuk berkembang. Karena itu, lembaga sertifikasi dan assurance akan memegang peranan yang semakin penting dalam mendukung pertumbuhan industri nasional,” tutupnya.
Ikuti Detak Media

Masuk dengan Google untuk ikut berkomentar.