— Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) mencatat penguatan sebesar 16,88 poin atau 0,27% pada sejam pertama perdagangan Senin (3/8/2026), menempatkannya di level 6.253,01. Pergerakan IHSG hari ini terpantau bervariasi dalam rentang 6.213 hingga 6.273.

Di tengah pergerakan indeks, beberapa saham berhasil membukukan keuntungan signifikan dalam waktu singkat dan menduduki daftar teratas saham dengan perolehan terbesar atau top gainers. Bahkan, ada saham yang langsung menyentuh batas maksimal kenaikan harian atau auto rejection atas (ARA).

Berdasarkan data Bursa Efek Indonesia (BEI), tercatat sebanyak 13,98 miliar lembar saham telah diperdagangkan pada sejam pertama perdagangan. Nilai transaksi mencapai Rp 4,55 triliun dengan frekuensi perdagangan sebanyak 785.435 kali transaksi.

Secara keseluruhan, 319 saham mengalami kenaikan harga, sementara 263 saham diperdagangkan menurun, dan 197 saham lainnya stagnan. Saham-saham unggulan yang tergabung dalam indeks LQ45 juga menunjukkan tren positif dengan kenaikan sebesar 0,29%.

Pergerakan indeks saham di kawasan Asia pada sejam perdagangan IHSG mayoritas menunjukkan pelemahan. Indeks Shanghai (China) jatuh 0,51%, Nikkei (Jepang) anjlok 1,74%, dan Straits Times (Singapura) turun 0,28%. Hanya indeks Hang Seng (Hong Kong) yang berhasil menguat tipis 0,24%.

Saham-Saham Top Gainers

Sejumlah saham berhasil meraup keuntungan besar dalam sekejap dan masuk dalam daftar top gainers. Kenaikan harga saham-saham ini berkisar antara 17% hingga 25%.

Salah satu saham yang melonjak tajam adalah PT Guna Timur Raya Tbk (TRUK), yang langsung mencapai batas auto rejection atas (ARA). Harga saham TRUK melesat 25% menjadi Rp 540.

Selain TRUK, saham-saham lain yang turut menjadi top gainers antara lain PT Karya Pacific Energy Tbk (IATA) yang melesat 22,37% ke Rp 93, PT DMS Propertindo Tbk (KOTA) melonjak 21,77% ke Rp 179, PT Jaya Kontruksi Megah Pratama Tbk (JKON) naik 21,21% ke Rp 80, dan PT Eratex Djaja Tbk (ERTX) yang menguat 16,57% ke Rp 204.

Sebaliknya, terdapat lima saham yang mengalami penurunan paling signifikan dan masuk dalam daftar top losers. PT Optima Prima Metal Sinergi Tbk (OPMS) anjlok 9,23% ke Rp 118, PT Agungan Menjangan Mas Tbk (AMMS) ambles 7,69% ke Rp 240, dan PT Wira Global Solusi Tbk (WGSH) jatuh 6,51% ke Rp 158.

Saham PT WSarimelati Kencana Tbk (PZZA) juga terpangkas 5,73% menjadi Rp 181, serta PT Lancartama Sejati Tbk (TAMA) yang turun 5,51% ke Rp 240.