— JAKARTA – PT Pertamina, melalui Rumah BUMN Kabupaten Tojo Una-Una, terus berupaya memperkuat daya saing usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM) lokal. Pendekatan yang dilakukan meliputi pendampingan berkelanjutan serta perluasan akses pasar bagi para pelaku usaha.

Komitmen ini diwujudkan dengan menghadirkan 13 UMKM binaan dalam bazar Jambore Penyuluh Keluarga Berencana (PKB) dan Petugas Lapangan Keluarga Berencana (PLKB) Tingkat Provinsi Sulawesi Tengah. Acara tersebut diselenggarakan di Desa Labuan, Kecamatan Ratolindo, Kabupaten Tojo Una-Una.

Kegiatan ini dihadiri perwakilan PKB dan PLKB dari 12 kabupaten di Sulawesi Tengah. Bagi UMKM binaan, ini menjadi kesempatan emas untuk memperkenalkan berbagai produk pangan olahan dan kuliner unggulan kepada masyarakat luas serta para peserta jambore. Selain memperluas jangkauan pasar, Rumah BUMN Pertamina juga mendorong pelaku UMKM untuk mengoptimalkan transaksi digital melalui pemanfaatan QRIS.

Vice President Corporate Communication Pertamina, Muhammad Baron, menyatakan bahwa Rumah BUMN adalah wujud nyata komitmen Pertamina dalam mendorong UMKM agar menjadi lebih mandiri, berdaya saing, dan mampu berkembang secara berkelanjutan. “Pertamina tidak hanya membuka ruang promosi, tetapi juga mendampingi UMKM agar mampu meningkatkan kualitas produk, memperluas jaringan pemasaran, serta beradaptasi dengan perkembangan teknologi digital. Keikutsertaan dalam kegiatan ini diharapkan membuka peluang pasar baru sekaligus memberikan dampak ekonomi yang berkelanjutan bagi masyarakat Tojo Una-Una,” ujar Baron pada Minggu (2/8/2026).

Baron menambahkan, penguatan UMKM sejalan dengan program Asta Cita pemerintah yang bertujuan mendorong pertumbuhan ekonomi inklusif. Hal ini dilakukan melalui peningkatan kewirausahaan, penciptaan lapangan kerja berkualitas, dan pengembangan industri kreatif. Program ini juga berkontribusi pada pencapaian Sustainable Development Goals (SDGs), khususnya tujuan 8 mengenai pekerjaan layak dan pertumbuhan ekonomi.

Imran Mulyadi, pemilik Kopi Tanambi, mengapresiasi pendampingan yang diberikan oleh Rumah BUMN Pertamina. Menurutnya, pembinaan tersebut tidak hanya meningkatkan kapasitas usaha, tetapi juga membuka akses pasar yang lebih luas. “Rumah BUMN Tojo Una-Una telah memberikan banyak dukungan bagi pelaku UMKM, mulai dari promosi, pendampingan pameran, pembukaan peluang usaha, hingga pengembangan kemasan dan peningkatan kapasitas. Pendamping Rumah BUMN benar-benar serius membina kami agar usaha terus berkembang,” tutur Imran.

Ketua Tim Penggerak PKK Kabupaten Tojo Una-Una, Hajar Lawid, turut menyampaikan apresiasinya. Ia menilai kehadiran Rumah BUMN Pertamina telah memberikan kontribusi positif dalam mendorong pertumbuhan UMKM melalui berbagai program pelatihan, pendampingan, dan fasilitasi promosi.