— MilikiRumah, sebuah perusahaan teknologi properti (proptech) yang memanfaatkan kecerdasan buatan (AI), memasuki tahun kedua operasionalnya di Indonesia dengan ambisi mempercepat pertumbuhan bisnis. Langkah strategis ini ditandai dengan penguatan jajaran kepemimpinan dan pembentukan kemitraan baru dengan Asosiasi Pengembang Perumahan dan Permukiman Seluruh Indonesia (APERSI).

Inisiatif ini bertujuan ganda: mendongkrak penjualan rumah secara signifikan dan memperluas jangkauan kepemilikan hunian bagi masyarakat Indonesia. MilikiRumah telah mencatat pertumbuhan pesat, melayani lebih dari 200 proyek perumahan di berbagai wilayah dan memperluas jaringan tim penjualannya di kota-kota besar untuk memberikan dukungan yang lebih efektif kepada para pengembang.

Untuk memuluskan strategi pertumbuhan ini, MilikiRumah menunjuk Faizal Abdullah sebagai Chief Commercial Officer (CCO). Dengan pengalaman lebih dari dua dekade di industri properti dan teknologi, termasuk kiprahnya di PropertyGuru Group, Rumah123, Rumah.com, dan KOCO Indonesia, Faizal diharapkan memimpin strategi komersial, memperluas kemitraan dengan pengembang dan institusi keuangan, serta mengakselerasi ekspansi bisnis di tingkat nasional.

CEO dan Co-Founder MilikiRumah, Winston Lee, menyatakan optimismenya terhadap peran Faizal. “Kami telah membuktikan bahwa model bisnis kami berhasil. Kini fokus kami adalah meningkatkan skala bisnis melalui kepemimpinan komersial yang lebih kuat, memperluas kolaborasi dengan pengembang dan perbankan, serta terus mengembangkan teknologi AI yang membantu lebih banyak masyarakat Indonesia memiliki rumah,” ujar Faizal dalam keterangan resmi.

Pengalaman Faizal dalam membangun organisasi komersial dan mendorong pertumbuhan dinilai sangat tepat untuk membawa MilikiRumah ke fase selanjutnya. Sejak bergabung, Faizal dilaporkan telah berkontribusi pada peningkatan pendapatan bulanan perusahaan sebesar 50 persen dan memperkuat fondasi organisasi untuk mendukung ekspansi jangka panjang.

Dari sisi teknologi, MilikiRumah terus menyempurnakan platform AI-nya. Teknologi ini dirancang untuk melakukan profiling konsumen, mengukur kesiapan finansial calon pembeli, dan merekomendasikan skema pembiayaan yang paling sesuai. Tujuannya adalah membantu pengembang meningkatkan tingkat konversi penjualan hingga memfasilitasi proses akad kredit.

Langkah signifikan lainnya adalah penandatanganan nota kesepahaman (MoU) antara MilikiRumah dan APERSI. Kemitraan ini akan memberikan akses teknologi AI MilikiRumah kepada lebih dari 3.100 anggota APERSI di seluruh Indonesia, dengan fokus utama mempercepat penjualan perumahan, terutama pada segmen hunian terjangkau.

Ketua Umum DPP APERSI, Deddy Indrasetiawan, menyambut baik kolaborasi ini sebagai langkah krusial dalam mendorong adopsi AI di kalangan pengembang. Ia meyakini teknologi ini tidak hanya mempercepat proses penjualan dan memulihkan potensi pendapatan, tetapi juga membantu lebih banyak masyarakat mewujudkan impian memiliki rumah melalui proses yang lebih tepat sasaran.

Winston menambahkan bahwa APERSI memegang peranan vital dalam penyediaan hunian terjangkau di Indonesia. “Melalui kemitraan ini, kami ingin membantu anggota APERSI menjangkau pembeli yang tepat dengan proses yang lebih cepat dan terukur,” kata Winston.

Ke depan, MilikiRumah berambisi mengembangkan ekosistem kepemilikan rumah yang lebih inklusif dengan memanfaatkan AI. Selain meningkatkan produktivitas penjualan bagi pengembang, perusahaan juga berupaya memperluas akses pembiayaan bagi masyarakat luas, termasuk pekerja sektor informal dan calon pembeli dengan riwayat kredit yang masih terbatas.