— Investor asing mencetak transaksi jual bersih atau net sell pada sejumlah saham saat Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) menguat sebesar 49,7 poin atau 0,8% ke level 6.236,1 pada penutupan perdagangan, Jumat (31/7/2026). Aktivitas ini terjadi di tengah penguatan indeks yang mengindikasikan adanya selera pasar yang positif.

Berdasarkan data Stockbit, saham PT Bank Central Asia Tbk (BBCA) menjadi salah satu yang paling ramai dilepas oleh investor asing dengan total nilai jual bersih mencapai Rp 100,4 miliar. Posisi selanjutnya diikuti oleh saham PT Amman Mineral Internasional Tbk (AMMN) yang mencatat net sell sebesar Rp 72,4 miliar, serta PT Bumi Resources Tbk (BUMI) dengan nilai jual bersih Rp 67,6 miliar.

Secara rinci, terdapat sepuluh saham dengan net sell asing terbesar pada hari tersebut. Selain BBCA, AMMN, dan BUMI, saham lain yang turut dilepas investor asing meliputi PT Antam Tbk (ANTM) senilai Rp 52 miliar, PT United Tractors Tbk (UNTR) Rp 39,1 miliar, PT Nitrasanata Dharma Tbk (JECX) Rp 39 miliar, PT Telkom Indonesia (Persero) Tbk (TLKM) Rp 33,8 miliar, PT Adaro Andalan Indonesia Tbk (AADI) Rp 29,3 miliar, PT Dian Swastatika Sentosa Tbk (DSSA) Rp 28,5 miliar, dan PT Darma Henwa Tbk (DEWA) Rp 27,2 miliar.

Secara keseluruhan, investor asing mencatatkan transaksi jual bersih di seluruh pasar pada Jumat tersebut, dengan total nilai mencapai Rp 250,5 miliar. Rinciannya, net sell di pasar reguler tercatat sebesar Rp 34,8 miliar, sementara net sell di pasar negosiasi dan tunai senilai Rp 215,7 miliar.

Di tengah aksi jual asing tersebut, IHSG berhasil ditutup menguat sebesar 49,7 poin atau 0,8% ke level 6.236,1. Perdagangan saham pada hari itu juga mencatat volume yang signifikan, dengan sebanyak 455 saham terpantau menguat, 205 saham mengalami penurunan, dan 303 saham lainnya stagnan. Total nilai transaksi di bursa mencapai Rp 18 triliun.