Detak Media — Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) diprediksi akan bergerak bervariasi cenderung menguat pada perdagangan Selasa, 4 Agustus 2026. Kisaran support IHSG berada di level 6.185-6.135, sementara resist di 6.285-6.330.
Penguatan indeks di bursa Wall Street dan kenaikan harga beberapa komoditas seperti batubara dan mineral logam menjadi sentimen positif bagi pergerakan IHSG. Namun, berlanjutnya aksi jual oleh investor asing berpeluang menahan laju penguatan indeks.
Mengawali perdagangan bulan Agustus, bursa Wall Street kompak ditutup menguat. Penguatan ini ditopang oleh kenaikan saham sektor teknologi di tengah kembali turunnya harga minyak mentah. Hal ini terjadi setelah Presiden Donald Trump membatalkan rencananya untuk menyerang Iran.
Beberapa saham sektor teknologi yang mencatatkan penguatan signifikan antara lain Meta Platforms naik 6,02%, Amazon 4,5%, Nvidia 2,9%, Alphabet 4,8% dan Microsoft 4,9%. Sementara itu, harga minyak mentah jenis Brent terkoreksi 4,73% ke level US$ 83,7 per barel, dan WTI turun 5,1% menjadi US$ 80,34%. Koreksi harga minyak ini seiring meredanya tensi geopolitik di Timur Tengah.
Dalam pernyataan terbarunya pada akhir pekan lalu, Donald Trump mengatakan bahwa serangan militer ke Iran dibatalkan dan perundingan antara kedua negara akan dimulai kembali pada hari Senin pekan ini.
CGS International Sekuritas Indonesia memberikan rekomendasi saham TLKM, EXCL, AALI, DSNG, HRUM, dan INTP untuk trading pada Selasa, 4 Agustus 2026.
Ikuti Detak Media

Masuk dengan Google untuk ikut berkomentar.