Detak Media — Industri kelapa sawit Indonesia tengah menghadapi berbagai tantangan, mulai dari isu produktivitas kebun yang perlu ditingkatkan hingga efisiensi operasional di tingkat pabrik. Menjawab kebutuhan tersebut, Biochem by PT Prasetia Dwidharma hadir dengan dua solusi inovatif. Hal ini ditandai dengan keikutsertaan Biochem dalam dua ajang industri sawit yang diselenggarakan serentak pada awal Agustus 2026.
Biochem berpartisipasi dalam Sawit Indonesia Expo and Conference (SIEXPO) 2026 yang berlangsung di Pekanbaru, Riau, pada 6–8 Agustus 2026. Bersamaan dengan itu, perusahaan juga hadir di 9th Borneo Forum 2026 di Balikpapan, Kalimantan Timur, pada 6–7 Agustus 2026.
Head of Business Development Biochem PT Prasetia Dwidharma, Ismy Agustin, menyatakan bahwa kebutuhan industri sawit sangat bervariasi di setiap wilayah. Oleh karena itu, perusahaan berupaya menyajikan solusi yang disesuaikan dengan karakteristik unik masing-masing daerah. “Baik di Riau maupun Kalimantan, kami ingin menghadirkan solusi yang menjawab kebutuhan spesifik masing-masing wilayah, mulai dari produktivitas kebun hingga efisiensi operasional kebun dan pabrik, sebagai bagian dari komitmen kami mendukung keberlanjutan industri sawit nasional dari hulu hingga hilir,” ujar Ismy dalam keterangan pers yang diterima, Rabu (5/8/2026).
Pada ajang SIEXPO 2026, Biochem memperkenalkan Protecrop. Solusi ini berbasis bahan alami yang dirancang khusus untuk mengoptimalkan proses penyerbukan pada tanaman kelapa sawit. Protecrop bertujuan membantu meningkatkan fruit set dan produktivitas tandan buah segar (TBS), mengingat rendahnya tingkat penyerbukan alami masih menjadi kendala di banyak perkebunan.
Selain itu, Biochem juga memamerkan Imagina, sebuah aditif biosolar yang dikembangkan dari minyak atsiri. Aditif ini diformulasikan untuk menjaga kualitas bahan bakar sekaligus meningkatkan kinerja mesin kendaraan operasional.
Dalam forum 9th Borneo Forum 2026 yang mengusung tema Resilience, Innovation, and Transformation, Biochem kembali menghadirkan Imagina. Produk ini ditawarkan sebagai solusi untuk menjaga performa genset dan alat berat yang digunakan di perkebunan maupun pabrik kelapa sawit (PKS).
Perusahaan mengklaim bahwa efektivitas Imagina telah teruji selama lebih dari 45.000 jam pada berbagai jenis alat berat dan generator. Pengujian ini juga telah divalidasi oleh laboratorium independen terkemuka seperti LEMIGAS dan SOS Trakindo. Sementara itu, Protecrop juga ditampilkan sebagai solusi yang terbukti mampu meningkatkan produktivitas sektor hulu industri sawit.
Ikuti Detak Media

Masuk dengan Google untuk ikut berkomentar.