— Investor asing mencatatkan transaksi jual bersih (net sell) sebesar Rp 363,5 miliar pada perdagangan saham sesi I di Bursa Efek Indonesia (BEI), Senin (3/8/2026). Meskipun demikian, asing melakukan manuver dengan memborong saham PT Telkom Indonesia (Persero) Tbk (TLKM) dan PT Bank Central Asia Tbk (BBCA).

Berdasarkan data BEI yang dilansir Stockbit Sekuritas, asing mencatatkan net buy saham TLKM senilai Rp 73,4 miliar. Volume pembelian mencapai 27,6 juta saham, dihitung berdasarkan harga rata-rata pada sesi I. Aksi beli ini terjadi di pasar reguler saat harga saham TLKM menguat 2,6% ke level Rp 2.700. Dalam sebulan terakhir, saham TLKM telah menguat 10,2%, meskipun secara year-to-date (ytd) masih tercatat turun 22,4%. Total transaksi saham TLKM pada sesi I mencapai 52,8 juta saham dengan frekuensi 9.816 kali dan nilai Rp 140,3 miliar. Perdagangan kali ini berbalik dari pekan sebelumnya, di mana pada Jumat (31/7/2026), saham TLKM justru mengalami net sell asing sebesar Rp 33,8 miliar.

Sementara itu, asing juga mencatatkan net sell saham BBCA senilai Rp 44,1 miliar pada sesi I, dengan volume 7 juta saham. Aksi jual ini terjadi saat harga saham BBCA melemah 0,79% ke level Rp 6.275. Dalam sebulan terakhir, saham BBCA menguat 8,19%, namun secara year-to-date (ytd) tercatat turun 22,2%. Total transaksi saham BBCA pada sesi I mencapai 32,8 juta saham dengan frekuensi 9.678 kali dan nilai Rp 207,2 miliar. Perdagangan ini juga berbanding terbalik dengan Jumat (31/7/2026), ketika saham BBCA banyak dijual asing dengan net sell mencapai Rp 100,4 miliar.