— JAKARTA – Saham PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk (BBRI) dinilai masih memiliki peluang untuk menguat ke area resistance atau batas atas. Analisis teknikal menunjukkan potensi kenaikan bagi investor untuk memaksimalkan keuntungan dari saham ini.

Menurut catatan CGS International Sekuritas Indonesia untuk perdagangan Senin, 3 Agustus 2026, target terdekat saham BBRI diproyeksikan berada di kisaran harga Rp 3.060 hingga Rp 3.080.

Secara teknikal, CGS International Sekuritas Indonesia mengidentifikasi area support saham BBRI terletak pada rentang Rp 2.960-Rp 3.000. “BBRI spec buy dengan support 2.960-3.000, potensi naik ke 3.060-3.080 short term,” demikian tertulis dalam analisis tersebut.

Pada penutupan perdagangan terakhir di Bursa Efek Indonesia (BEI) pada Jumat, 31 Juli 2026, saham BBRI tercatat mengalami penguatan sebesar 1,67% dan ditutup pada level Rp 3.040.

Dalam pergerakan harga selama sepekan terakhir, saham BBRI telah naik 2,7%. Jika dilihat dalam satu bulan terakhir, kenaikannya mencapai 11,3%. Namun, secara year to date (ytd), saham BBRI masih menunjukkan pelemahan sebesar 16,9%.

Data dari Stockbit menunjukkan bahwa pada perdagangan Jumat, 31 Juli 2026, saham BBRI mencatatkan net buy asing sebesar Rp 233,2 miliar, menandakan adanya minat beli dari investor asing.