— Phintraco Sekuritas memprediksi Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) berpeluang menembus level 6.400 pada perdagangan Rabu, 5 Agustus 2026. IHSG hari ini diperkirakan bergerak pada rentang resistance 6.400, pivot 6.300, dan support 6.250.

Pada penutupan perdagangan sebelumnya, IHSG menguat 1,37% ke level 6.319,61. Secara teknikal, terjadi pelebaran histogram positif MACD, disertai berlanjutnya reversal Stochastic RSI di area pivot. “Dengan demikian, IHSG hari ini akan menguji resistance di level 6.370-6.400,” tulis Phintraco Sekuritas dalam risetnya, Rabu (5/8/2026).

Investor akan menantikan data pertumbuhan ekonomi Indonesia yang menurut konsensus diperkirakan melambat menjadi 5,1% YoY di Kuartal II-2026 dari 5,61% YoY di Kuartal I-2026. Menteri Keuangan Purbaya memprediksi bahwa ekonomi Indonesia pada Kuartal II-2026 tetap tumbuh kuat meskipun menghadapi tantangan ekonomi global. Penopang pertumbuhan ekonomi tersebut diprediksi berasal dari investasi yang meningkat, serta sinergi kebijakan pemerintah dan otoritas.

Konsumsi rumah tangga diperkirakan masih menjadi motor pertumbuhan ekonomi, yang didorong oleh adanya program perlindungan sosial, stabilisasi harga pangan dan energi, penciptaan lapangan kerja, serta adanya stimulus selama masa libur sekolah.

Stimulus Kendaraan Listrik

Pemerintah berencana memberikan stimulus ekonomi terhadap kendaraan listrik, yaitu berupa Pajak Pertambahan Nilai Ditanggung Pemerintah (PPN DTP) hingga 100% atas Pajak Penjualan atas Barang Mewah (PPnBM) untuk kendaraan listrik. Pemerintah juga akan memberikan insentif sebesar 40% bagi jenis mobil listrik tertentu.

Insentif ini diharapkan dapat mengurangi konsumsi BBM di domestik sehingga berpotensi mengurangi impor minyak. “Namun, di lain pihak akan meningkatkan persaingan di industri otomotif terutama terhadap penjualan mobil konvensional di pasar domestik,” tambah Phintraco Sekuritas.

Phintraco Sekuritas merekomendasikan sejumlah saham dijagokan cuan, yaitu INDY, BULL, INCO, TOBA dan ARTO.