Detak.media — JAKARTA, investor.id – Saham PT Telkom Indonesia Tbk (TLKM) kembali mendapat perhatian pelaku pasar untuk perdagangan pekan ini. KB Valbury Sekuritas memberikan analisisnya bagi investor yang berencana melakukan trading untuk mengoptimalkan potensi keuntungan dari saham TLKM.
KB Valbury Sekuritas merekomendasikan trading buy saham TLKM dengan target harga harian di Rp 2.710. Investor disarankan untuk melakukan entry price di kisaran Rp 2.580-2.660.
Secara teknikal, level resistance saham TLKM berada di Rp 2.710, sementara level support tercatat di Rp 2.580. KB Valbury Sekuritas mengingatkan investor untuk waspada jika harga menembus Rp 2.580 dan menyarankan untuk melakukan stop loss di level Rp 2.450.
Pada penutupan perdagangan Jumat (17/7/2026), saham Telkom (TLKM) melonjak 5,1% ke level Rp 2.660. Dalam sepekan terakhir, saham TLKM telah menguat 7,2%. Namun, dalam sebulan terakhir, TLKM mengalami penurunan 9,2%, dan secara year to date (ytd) anjlok 23,5%.
Saat ini, TLKM sedang dalam proses pelepasan 70% saham PT Telkom Data Ekosistem (NeutraDC), yang merupakan pengelola pusat data (data center). Nilai transaksi ini diperkirakan berkisar US$ 1-1,5 miliar. TLKM berupaya menggandeng operator pusat data global sebagai mitra strategis untuk memperkuat kapabilitas operasional NeutraDC, terutama dalam melayani pelanggan hyperscale.
“TLKM menyampaikan bahwa daftar kandidat akhir telah ditetapkan dan transaksi ditargetkan rampung tahun ini,” tulis analis BRI Danareksa Sekuritas, Kafi Ananta dan Erindra Krisnawan dalam risetnya.
Target Harga Tinggi Saham TLKM
Melihat rencana ekspansi NeutraDC yang signifikan, BRI Danareksa Sekuritas menilai struktur transaksi kemungkinan akan lebih berorientasi pada komitmen penyediaan belanja modal (capex) untuk mendanai pembangunan kapasitas baru, meskipun hal ini masih bergantung pada struktur final transaksi.
“Meski demikian, masuknya operator pusat data global dengan valuasi US$ 1-1,5 miliar berpotensi membuka nilai tambah bagi Telkom,” ungkap Kafi.
Berdasarkan estimasi BRI Danareksa Sekuritas, divestasi NeutraDC dapat memberikan potensi kenaikan sekitar 4% terhadap target harga saham TLKM menjadi Rp 3.900. Estimasi ini didasarkan pada asumsi NeutraDC dinilai berdasarkan rasio EV/EBITDA gabungan TLKM sebesar 5,4 kali.
Saat ini, BRI Danareksa Sekuritas mempertahankan rekomendasi buy untuk saham TLKM dengan target harga tinggi yang mencapai Rp 3.750. Angka ini mengindikasikan potensi kenaikan harga saham hingga 41%.
Ikuti Detak.media
