Detak Media — AC Milan – Ruben Amorim bertekad untuk menebus kegagalannya di Manchester United dengan performa yang lebih baik bersama AC Milan. Pelatih muda asal Portugal ini mengakui bahwa ia membuat banyak kesalahan selama masa kepelatihannya di Old Trafford.
Amorim hanya bertahan selama 14 bulan di Manchester United, memimpin tim dalam 63 pertandingan. Periode tersebut diwarnai dengan 25 kemenangan dan 23 kekalahan. Puncaknya, MU sempat terpuruk di posisi ke-15 klasemen Premier League, catatan terendah klub dalam lima dekade terakhir.
Akibatnya, Amorim diberhentikan pada awal Januari tahun ini dan digantikan oleh Michael Carrick. Carrick berhasil membawa MU finis di tiga besar pada akhir musim 2025/2026.
Kini, Ruben Amorim ditunjuk sebagai pelatih baru AC Milan, menggantikan Massimiliano Allegri. Ia dibebani tugas berat untuk mengembalikan Rossoneri ke papan atas, setelah musim lalu hanya finis di posisi kelima dan gagal lolos ke Liga Champions.
Menghadapi ekspektasi tinggi di San Siro, Amorim menyatakan telah melupakan masa lalu pahitnya di MU. “Pertama-tama, hal itu bukan masalah lagi. Begitulah perasaannya. Memang ada sebuah cerita, kemudian sesuatu terjadi, konteksnya berubah, dan Anda fokus pada tantangan berikutnya,” ujar Amorim kepada Sky Italia.
Pelatih berusia 41 tahun itu menambahkan bahwa ia banyak belajar dari pengalamannya di Inggris. “Saya belajar banyak hal. Akan sulit menunjuk kepada satu hal, tapi hal yang penting adalah saya jelas tahu bahwa saya sudah membuat banyak sekali kesalahan,” ungkap mantan pelatih Sporting CP ini.
“Ketika Anda melakukan refleksi semacam ini, dan Anda memahami bahwa itu bukan hanya kesalahan mereka, melainkan kesalahan saya juga, saya kira Anda bisa menjadi seorang pelatih yang lebih baik, pria yang lebih baik,” pungkas Ruben Amorim.
Ikuti Detak Media

Masuk dengan Google untuk ikut berkomentar.