— Mantan Direktur Teknik FIGC (Federasi Sepakbola Italia), Paolo Maldini, mengungkapkan alasan mengapa Pep Guardiola menolak tawaran untuk melatih Timnas Italia. Menurut Maldini, Guardiola merasa kelelahan setelah menjalani periode panjang memanajeri Manchester City.

Guardiola memang menjadi incaran utama FIGC setelah Timnas Italia kembali gagal menembus putaran final Piala Dunia. Pelatih asal Spanyol tersebut sempat tersedia setelah menyelesaikan era 10 tahunnya bersama Manchester City. Namun, Guardiola memutuskan untuk menolak tawaran tersebut dengan alasan ingin beristirahat secara fisik dan mental.

Sebelumnya, FIGC sempat mendekati mantan pelatih Juventus, Andrea Pirlo. Namun, kerja sama tersebut nyaris terwujud sebelum akhirnya FIGC menarik diri karena Pirlo menjadi duta perusahaan taruhan olahraga Rusia. Keputusan ini membuat Maldini bersama Leonardo, direktur FIGC lainnya, memutuskan untuk mengundurkan diri.

Maldini membeberkan detail penolakan Guardiola kepada Corriere della Sera. “Karena kelelahan,” ungkap mantan bek legendaris AC Milan itu. “Guardiola itu kan baru saja menyudahi 10 tahun yang sangat melelahkan di Premier League. Dia sempat menjalani operasi punggung. Dia ingin istirahat.”

Maldini menambahkan bahwa FIGC telah melakukan pembicaraan serius dan mempelajari skuad timnas dari berbagai tingkatan. “Namun, ketika itu ada sebuah pembicaraan yang sangat serius, kami mempelajari skuadnya, dari u-17 sampai atas… Jadi kami berlanjut ke Andrea. (Presiden FIGC Giovanni-red) Malago tahu kok, kami terus memberi informasi kepada dia selangkah demi selangkah,” jelas Maldini.

Pada akhirnya, FIGC menunjuk Roberto Mancini sebagai pelatih Timnas Italia. Penunjukan ini menandai periode kedua Mancini menukangi Gli Azzurri, setelah sebelumnya memimpin tim meraih trofi Piala Eropa 2020.