Detak Media — Roberto Mancini, pelatih baru Timnas Italia, menyadari bahwa penunjukannya kembali sebagai allenatore tidak disambut baik oleh semua pihak. Dalam konferensi pers pertamanya setelah resmi ditunjuk, Mancini menyatakan tekadnya untuk mengubah pandangan negatif tersebut menjadi dukungan.
Dalam jumpa pers yang turut dihadiri presiden Federasi Sepakbola Italia (FIGC) Giovanni Malago dan direktur teknik Claudio Ranieri, Mancini mengakui bahwa penunjukannya kembali memunculkan tanda tanya. Meskipun berhasil membawa Italia menjuarai Piala Eropa 2020, ia juga gagal membawa Gli Azzurri lolos ke Piala Dunia 2022. Selain itu, pengunduran dirinya pada tahun 2023 yang diikuti kepindahannya ke Timnas Arab Saudi dengan gaji besar juga sempat menimbulkan kontroversi.
Mancini memilih untuk langsung memberikan penjelasan mengenai situasi yang terjadi di masa lalu sebelum para jurnalis sempat bertanya. “Saya membayangkan kalian semua ingin mengajukan pertanyaan yang sama. Apa yang terjadi tiga tahun lalu disebabkan kurangnya komunikasi antara presiden Gravina dan saya, karena jika kami bertatap muka langsung saat itu, situasinya akan beda,” ujarnya pada Rabu (29/7/2026).
Ia melanjutkan, “Timnas sangatlah penting, dan itu rasanya seperti kehilangan kekasih hati. Itu berarti Anda telah melakukan kesalahan. Terlepas kesuksesan yang telah diraih, Anda jelas telah melakukan kesalahan.” Mancini pun menyampaikan permintaan maafnya. “Saya meminta maaf atas segala hal yang terjadi selama tiga tahun terakhir, namun takdir dan Malago telah memberi saya kesempatan untuk mencoba lagi. Saya akan mencoba membawa timnas kembali ke tempat yang seharusnya.”
Mancini mengungkapkan visinya untuk mengembalikan kejayaan timnas. “Saya ingin menurunkan tim yang mampu melakukan apa yang kami lakukan pada 2021 (juara Piala Eropa). Skuadnya ada, bakatnya ada dan masih muda, jadi misi kami adalah bermain sepak bola yang bagus dan positif.”
Menyadari adanya penolakan, Mancini menegaskan komitmennya. “Saya pelatih timnas, saya sadar akan ada yang menentang saya. Saya akan mencoba agar tim tampil bagus sehingga mereka (yang berseberangan) akan kembali jatuh cinta dan mungkin memaafkan saya atas segala yang terjadi,” tegasnya.
Ikuti Detak Media

Masuk dengan Google untuk ikut berkomentar.