— JAKARTA – Wacana FIFA untuk menjual saham Piala Dunia menuai beragam reaksi. Meski mendapat kecaman, Presiden Federasi Sepakbola Republik Ceko, David Trunda, justru menyatakan persetujuannya terhadap gagasan tersebut.

Presiden FIFA Gianni Infantino mengusulkan pembentukan perusahaan baru bernama FIFA Forward Enterprise (FFE) untuk menampung penjualan saham Piala Dunia. Perusahaan ini rencananya akan melibatkan investor swasta, dengan pengawasan dari FIFA dan perusahaan AS, Thrive Eternal sebagai pemimpin konsorsium investor.

Usulan Gianni Infantino ini mendapat sorotan tajam, terutama dari UEFA yang berpendapat bahwa Piala Dunia seharusnya tidak diperjualbelikan. Namun, di tengah pro dan kontra tersebut, Federasi Sepakbola Republik Ceko melalui presidennya, David Trunda, memberikan dukungan.

“Bagi saya pribadi, semua proyek yang saya alami dalam kerja sama dengan FIFA sangat positif bagi perkembangan sepakbola Eropa,” ujar David Trunda, yang baru terpilih lebih dari setahun lalu, seperti dikutip dari Tribuna. Ia menambahkan, “Tentu saja kami membutuhkan lebih banyak detail, tetapi sudut pandang pribadi saya adalah saya dapat melihat dampak positif dari niat FIFA.”

Trunda meyakini bahwa wacana ini dapat memberikan manfaat bagi sepakbola di negaranya. “Saya dapat melihat manfaat dari wacana FIFA itu bagi sepakbola Ceko,” tegasnya.

Gianni Infantino menjelaskan bahwa seluruh keuntungan yang dihasilkan dari penjualan saham Piala Dunia akan dikembalikan kepada negara-negara anggota FIFA. Terdapat janji anggaran sebesar 20 juta USD untuk Program FIFA Fast Forward, sebuah peningkatan signifikan dari angka sebelumnya yang hanya 8 juta USD. Program ini dirancang untuk mendukung pengembangan sepakbola di setiap negara anggota.