— Presiden Prabowo Subianto secara resmi melantik 1.204 Pamong Praja Muda Institut Pemerintahan Dalam Negeri (IPDN) angkatan XXXIII. Dalam upacara tersebut, Presiden Prabowo juga memberikan penghargaan kepada 10 lulusan terbaik dari angkatan tersebut.

Acara pelantikan berlangsung di Lapangan Parade, Kampus IPDN Jatinangor, Sumedang, Jawa Barat, pada Rabu (29/7/2026). Presiden Prabowo memimpin langsung jalannya upacara pelantikan para pamong praja muda.

Dalam kesempatan tersebut, Prabowo menyematkan tanda pangkat kepada tiga perwakilan Pamong Praja Muda yang merupakan lulusan terbaik. Dilanjutkan dengan Presiden Prabowo yang memimpin pengambilan ikrar Pamong Praja Muda. Berikut adalah bunyi ikrar yang diucapkan:

Bahwa saya akan melaksanakan tugas pemerintahan dengan sebaik-baiknya, setia dan menjadi perekat NKRI yang berdasarkan Pancasila, dan UUD Negara republik Indonesia tahun 1945.

Bahwa saya siap berkorban jiwa raga untuk kepentingan negara, bangsa, dan masyarakat.

Bahwa saya akan setia melayani, mengabdi dan menjadi tauladan kepada masyarakat.

Pada tahun akademik 2025/2026 ini, terdapat 10 lulusan terbaik yang menerima penghargaan. Penghargaan Kartika Astha Brata dianugerahkan kepada Aji Bayu Ramadhan, sementara penghargaan Sapta Abdi Praja diberikan kepada sembilan lulusan lainnya. Berikut adalah rincian 10 lulusan terbaik tersebut:

Penerima Penghargaan Kartika Astha Brata

– Aji Bayu Ramadhan (NTT), dengan spesialisasi Teknologi Rekayasa Informasi Pemerintahan.

Penerima Penghargaan Sapta Abdi Praja

– Charina Anggie Simbolon (Kepulauan Riau), fokus pada Pembangunan Ekonomi dan Pemberdayaan Masyarakat.

– Mohamad Toriq Anwar (Jawa Tengah), mendalami Keuangan Publik.

– M Ramdhan (Jawa Barat), mengambil spesialisasi Manajemen Sumber Daya Manusia Sektor Publik.

– Febyanti Rachman (Jawa Tengah), mendalami Manajemen Keamanan dan Keselamatan Publik.

– Siti Ifadoh (Jawa Timur), fokus pada Politik Indonesia Terapan.

– Dwi Ajeng Ayu Farahdilah Akbbar (Jawa Timur), mempelajari Studi Kebijakan Publik.

– Dwimas Januari Setiawan (NTT), mengambil spesialisasi Administrasi Pemerintahan Daerah.

– I Kadek Bayu Swastika (Bali), mendalami Studi Kependudukan dan Pencatatan Sipil.

– Agung Mirah Prayoga (Jawa Timur), fokus pada Praktik Perpolisian Tata Pamong.

Secara keseluruhan, pada tahun ini IPDN mewisuda 1.404 mahasiswa dari berbagai jenjang. Wisudawan tersebut mencakup 45 Doktor Ilmu Pemerintahan, 73 Magister Terapan Ilmu Pemerintahan, 1.204 Sarjana Terapan Ilmu Pemerintahan, dan 82 lulusan dari Program Pendidikan Profesi Kepamongprajaan.