Detak Media — Membangun dan mengembangkan kekayaan di tengah dinamika ekonomi yang terus berubah bukanlah perkara sederhana. Di balik pergerakan pasar, ada beragam tujuan hidup yang diwujudkan, mulai dari dana pendidikan anak hingga persiapan masa pensun yang tenang.
Memberikan rekomendasi investasi tanpa memahami kondisi keuangan dan profil risiko nasabah berisiko tidak tepat sasaran. Oleh karena itu, pemetaan keuangan atau financial profiling menjadi fondasi awal yang wajib sebelum menyusun strategi alokasi aset.
Pentingnya Pemetaan Awal Sebelum Melangkah di Dunia Investasi
Senior Investment Specialist Office Education Medan, Gibson Suryadi, menekankan bahwa pemetaan awal dan pengelolaan emosi adalah kunci utama dalam pengelolaan kekayaan. Ia menjelaskan bahwa financial profiling wajib dilakukan untuk memetakan tujuan finansial, jangka waktu investasi, profil risiko, dan kondisi keuangan nasabah.
“Setelah profil dipahami, barulah kita bisa menyusun strategi investasi, memonitor portofolio, hingga melakukan rebalancing ketika ada perubahan pasar,” jelas Gibson.
Ia menambahkan bahwa tantangan terbesar seorang Investment Specialist sering kali terletak pada aspek psikologis nasabah. “Tantangannya bukan hanya dalam memilih produk investasi, tapi yang terberat justru bisa menenangkan emosi nasabah. Kadang ingin keluar dari suatu produk bahkan dalam keadaan rugi besar atau bertemu nasabah yang takut tertinggal peluang (FOMO). Maka dari itu, dibutuhkan hubungan jangka panjang yang dibangun atas dasar trust. Bahkan terkadang kita tidak hanya menjadi pendamping keuangan, tapi bisa juga menjadi sahabat,” ungkapnya.
Pendekatan Terpersonalisasi dan Kedisiplinan Portofolio
Senior Investment Specialist Office Education Kelapa Gading, Asri Natalia Damayanti, membagikan pengalamannya dalam menggali kebutuhan nasabah perkotaan secara terpersonalisasi dan pentingnya evaluasi portofolio berkala. “Bagi saya, ini adalah fondasi dari seluruh proses wealth management. Setiap nasabah punya cerita keuangan yang berbeda: ada yang sedang mempersiapkan dana pendidikan anak, ada yang menyiapkan pensiun, ada juga yang baru mulai membangun kekayaan,” ungkap Asri.
Asri menceritakan pengalamannya mendampingi nasabah yang awalnya datang hanya untuk ‘ikut-ikutan investasi’. Namun, setelah diskusi lebih dalam, ternyata nasabah tersebut adalah seorang TKI yang ingin menyiapkan dana pensiun untuk kembali menetap di Indonesia. “Dari situ, pendekatan yang saya tawarkan jadi jauh berbeda. Produk yang tepat bukan produk dengan return tertinggi, tapi produk yang paling sesuai dengan tujuan dan kenyamanan risiko nasabah,” lanjutnya.
Asri juga menyoroti pentingnya kedisiplinan melalui monitoring portofolio dan rebalancing portofolio. “Tantangan yang paling sering saya lihat adalah nasabah cenderung emosional saat pasar bergejolak, panik jual saat market turun, atau justru terlalu percaya diri dan menambah risiko saat market sedang naik. Di sinilah pentingnya monitoring dan rebalancing berkala untuk mengamankan aset dan mengurangi keputusan emosional,” tambah Asri.
Mewujudkan Pendampingan lewat Office Education
Di tengah dinamika pasar yang terus berubah, sekadar memiliki strategi investasi saja tidak cukup. Dibutuhkan pendampingan yang berkelanjutan agar setiap keputusan investasi yang diambil tetap selaras dengan tujuan jangka panjang.
PT Mirae Asset Sekuritas Indonesia menghadirkan jaringan 26 Office Education (OE) yang tersebar di berbagai kota di Indonesia sebagai pusat layanan, edukasi, sekaligus ruang konsultasi bagi nasabah. Melalui Office Education, peran Investment Specialist (IS) dan Senior Investment Specialist (SIS) menjadi lebih dekat dan mudah diakses.
Sebanyak 189 tenaga pendamping profesional (48 SIS dan 141 IS) siap menerima nasabah maupun masyarakat untuk melakukan konsultasi dan pendampingan investasi secara personal tanpa dipungut biaya. Jaringan Office Education juga aktif menyelenggarakan edukasi berkelanjutan. Hingga Agustus 2026, telah dilaksanakan sekitar 140 sesi edukasi bersama tim Research dan Investment Information.
Merencanakan masa depan keuangan tidak harus membingungkan. Dengan mengunjungi Office Education Mirae Asset terdekat, semua orang bisa memulai investasi sesuai tujuan keuangan maupun profil risiko masing-masing, dan mendapatkan pendampingan investasi secara berkelanjutan.
Ikuti Detak Media

Masuk dengan Google untuk ikut berkomentar.