— JAKARTA – Pelatih ternama dunia, Pep Guardiola, kembali menunjukkan kepeduliannya melalui kegiatan sepak bola. Kali ini, ia secara khusus melatih 28 anak-anak dari Palestina yang berasal dari Gaza.

Kegiatan ini merupakan bagian dari kamp musim panas yang diselenggarakan oleh Guardiola Sala Foundation di Rialp, Catalonia, Spanyol. Ratusan peserta mengikuti kamp tersebut, termasuk 28 anak-anak Palestina yang berusia antara enam hingga 16 tahun.

Pep Guardiola menyambut langsung kedatangan mereka dengan antusias. Anak-anak tersebut tampak sangat gembira bisa berinteraksi dan dilatih langsung oleh salah satu pelatih paling dihormati di dunia.

Kamp yang berlangsung selama tiga minggu ini tidak hanya berfokus pada aspek teknis sepak bola. Para peserta juga dibekali dengan nutrisi terbaik, pelajaran mengenai kerja tim, tanggung jawab sosial, serta pengembangan kepribadian.

Inisiatif membawa anak-anak Palestina ini berawal dari kontak yang dilakukan oleh seorang pemuda Palestina kepada Guardiola Sala Foundation. Yayasan tersebut kemudian memfasilitasi perjalanan 28 anak dari Gaza menuju Spanyol, melalui Tel Aviv.

Guardiola sendiri menyambut mereka dengan penuh kehangatan. “Di sini mereka hanyalah salah satu dari sekian banyak anak. Mereka melupakan masalah yang mereka hadapi setiap hari dan menikmati bermain sepakbola dengan anak-anak lain. Sepak bola bersifat universal. Di balik bola, kita semua setara,” ujar Koordinator kamp, Toni Aguila, mengenai tujuan kegiatan ini.

Selama kamp berlangsung, Guardiola meluangkan waktu untuk berinteraksi dengan anak-anak, berbincang, berfoto bersama, dan menyaksikan sesi latihan. Ia juga dikenal sebagai sosok yang kerap menyuarakan perdamaian untuk Palestina.