Detak Media — Miami – Mauricio Pochettino akan melanjutkan kiprahnya sebagai pelatih Timnas Amerika Serikat. Pria asal Argentina itu baru saja menandatangani kontrak baru yang akan mengikatnya hingga perhelatan Piala Dunia 2030.
Pochettino telah membesut timnas AS selama dua tahun terakhir. Di bawah kepemimpinannya, Amerika Serikat berhasil lolos dari fase grup Piala Dunia 2026 sebagai tuan rumah, sebelum akhirnya terhenti di babak 16 besar usai dikalahkan Belgia dengan skor 1-4.
Setelah gelaran Piala Dunia tersebut, masa depan Pochettino sempat menjadi spekulasi. Beredar kabar bahwa ia akan kembali melatih di level klub. Namun, setelah menjalani masa liburan musim panas, Pochettino dan staf pelatihnya sepakat untuk tetap bertahan di Amerika Serikat.
Federasi Sepakbola Amerika Serikat (USSF) mengajukan tawaran kontrak baru yang kemudian diterima tanpa ragu oleh Pochettino. Perpanjangan kontrak ini menargetkan partisipasi di Piala Dunia 2030, serta meraih gelar di Piala Emas dan Concacaf Nations League.
Pochettino menyambut kontrak baru ini sebagai sebuah penyegaran dalam kariernya sebagai pelatih tim nasional. Ia berharap dapat membawa trofi untuk Amerika Serikat. “Ini jadi awal baru. Momen yang tepat untuk menyegarkan pikiran, menyegarkan budaya dan filosofi, dan memulai era baru sepakbola AS, timnas AS… bahwa setiap pemain berpotensi dipanggil jika mereka tampil bagus,” ujar Pochettino seperti dikutip dari The Athletic.
Sejak September 2024, Pochettino telah memimpin Timnas AS dalam 31 pertandingan. Rinciannya adalah 17 kemenangan, dua hasil imbang, dan 12 kekalahan.
Ikuti Detak Media

Masuk dengan Google untuk ikut berkomentar.