— JAKARTA – Investor asing mencatatkan transaksi jual bersih atau net sell yang signifikan pada sejumlah saham unggulan saat Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) ditutup melemah. Pada penutupan perdagangan Selasa (28/7/2026), IHSG terkoreksi 55,2 poin atau 0,89% ke level 6.130,5.

Data dari Stockbit menunjukkan bahwa saham PT Bank Mandiri (Persero) Tbk (BMRI) menjadi sasaran utama pelepasan investor asing dengan total net sell mencapai Rp 150,1 miliar. Posisi kedua ditempati oleh PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk (BBRI) yang juga ramai dilepas asing dengan net sell Rp 135,6 miliar, diikuti oleh PT Chandra Asri Pacific Tbk (TPIA) sebesar Rp 50,9 miliar.

Sepuluh saham dengan net sell asing terbesar pada hari itu meliputi BMRI, BBRI, TPIA, PT Antam Tbk (ANTM) senilai Rp 48,4 miliar, PT Bumi Resources Tbk (BUMI) Rp 47,9 miliar, PT Dian Swastatika Sentosa Tbk (DSSA) Rp 44 miliar, PT Kalbe Farma Tbk (KLBF) Rp 32,1 miliar, PT Indika Energy Tbk (INDY) Rp 31,7 miliar, PT Telkom Indonesia (Persero) Tbk (TLKM) Rp 30,6 miliar, dan PT Perusahaan Gas Negara Tbk (PGAS) Rp 30,3 miliar.

Secara keseluruhan, investor asing mencatatkan transaksi jual bersih di seluruh pasar pada Selasa (28/7/2026) dengan total mencapai Rp 1,07 triliun. Rinciannya, net sell di pasar reguler tercatat sebesar Rp 788,5 miliar, sementara di pasar negosiasi dan tunai senilai Rp 276,8 miliar.

Di tengah aksi jual asing tersebut, pergerakan IHSG menunjukkan pelemahan. Sebanyak 281 saham terpantau menguat, namun jumlah saham yang melemah lebih banyak, yaitu 380 saham, sementara 304 saham lainnya stagnan. Total nilai transaksi yang terjadi di bursa pada hari itu mencapai Rp 10,8 triliun.