— JAKARTA – Investor asing menunjukkan minatnya pada pasar saham Indonesia dengan melakukan transaksi beli bersih (net buy) senilai Rp 39,5 miliar pada perdagangan sesi I Bursa Efek Indonesia (BEI) pada Selasa, 4 Agustus 2026. Aksi ini didominasi oleh pembelian saham PT Bank Central Asia Tbk (BBCA).

Berdasarkan data yang dirilis Stockbit Sekuritas, transaksi pembelian saham BBCA oleh investor asing mencapai Rp 78,4 miliar, dihitung berdasarkan harga rata-rata pada sesi I. Total volume saham BBCA yang dibeli asing adalah sebanyak 12,2 juta lembar.

Pergerakan positif saham BBCA terjadi bersamaan dengan aksi borong investor asing ini. Hingga berita ini ditayangkan, saham BBCA tercatat menguat 1,59% ke level Rp 6.400. Dalam sepekan terakhir, saham bank berkode BBCA ini telah naik 2,8%, meskipun secara year to date (ytd) masih tercatat turun 10,7%.

Data dari Bursa Efek Indonesia (IDX) mencatat total volume saham BBCA yang ditransaksikan pada hari itu mencapai 49,8 juta lembar, dengan frekuensi sebanyak 9.996 kali transaksi. Nilai transaksi keseluruhan menyentuh angka Rp 318 miliar.

Perdagangan pada Selasa ini melanjutkan tren positif dari hari sebelumnya. Pada Senin, 3 Agustus 2026, saham BBCA juga banyak diminati investor asing dengan catatan net buy mencapai Rp 78,2 miliar.

CGS International Sekuritas Indonesia dalam analisisnya untuk perdagangan Selasa (4/8/2026) menyebutkan bahwa target terdekat saham BBCA berada di kisaran harga Rp 6.325 hingga Rp 6.350. Level harga ini dilaporkan sudah berhasil dilampaui oleh pergerakan saham BBCA.

Secara teknikal, CGS International Sekuritas Indonesia mengidentifikasi area support untuk saham BBCA berada di rentang Rp 6.250 hingga Rp 6.275.