— JAKARTA – Aksi beli bersih (net buy) investor asing di Bursa Efek Indonesia (BEI) mencapai Rp 9,17 triliun pada perdagangan sesi I, Rabu (29/7/2026). Salah satu saham yang menjadi incaran adalah PT Bank Central Asia Tbk (BBCA).

Berdasarkan data yang dirilis Stockbit Sekuritas, investor asing mencatatkan net buy saham BBCA senilai Rp 52 miliar, dihitung berdasarkan harga rata-rata pada sesi I. Volume transaksi saham perbankan ini mencapai 8,3 juta lembar.

Pergerakan positif ini terjadi saat harga saham BBCA mengalami penguatan. Hingga berita ini diturunkan, saham BBCA tercatat naik 0,4% ke level Rp 6.250 per lembar. Dalam sebulan terakhir, saham BBCA telah melesat 1,2%, meskipun secara year-to-date (ytd) masih tercatat turun 22,6%.

Data dari IDX menunjukkan, total saham BBCA yang ditransaksikan pada sesi I mencapai 56 juta lembar dengan frekuensi sebanyak 8,1 ribu kali. Nilai transaksi keseluruhan untuk saham BBCA menembus Rp 348 miliar.

Aktivitas beli asing ini melanjutkan tren positif dari hari sebelumnya. Pada Selasa (28/7/2026), saham BBCA juga banyak dibeli oleh investor asing dengan catatan net buy mencapai Rp 19 miliar.

Analis CGS International Sekuritas Indonesia dalam catatan perdagangan Rabu (29/7/2026) memproyeksikan target terdekat saham BBCA berada di kisaran harga Rp 6.283 hingga Rp 6.342. Secara teknikal, CGS International Sekuritas Indonesia mengidentifikasi area support untuk saham BBCA pada level Rp 6.142 hingga Rp 6.183.