Detak Media — JAKARTA – Perdagangan saham di Bursa Efek Indonesia (BEI) pada Kamis (23/7/2026) dibuka dengan positif. Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) berhasil menanjak 67,49 poin atau setara 1,07%, menempatkannya di level 6.401,97 pada jam pertama perdagangan.
Selama sesi awal perdagangan, pergerakan IHSG terpantau berada dalam rentang 6.338 hingga 6.413. Aktivitas perdagangan mencatat penukaran sebanyak 18,19 miliar lembar saham dengan nilai transaksi mencapai Rp 6,11 triliun. Frekuensi perdagangan tercatat sebanyak 919.535 kali transaksi.
Secara sektoral, mayoritas saham menunjukkan tren positif. Sebanyak 397 saham tercatat mengalami kenaikan, berbanding terbalik dengan 175 saham yang mengalami penurunan, sementara 212 saham lainnya bergerak stagnan. Saham-saham unggulan yang tergabung dalam indeks LQ45 juga turut memberikan kontribusi dengan kenaikan sebesar 0,71%.
Sementara itu, pergerakan indeks saham di Asia menunjukkan variasi. Indeks Shanghai di China melemah 0,19% dan Straits Times Singapura terkoreksi 0,79%. Namun, Nikkei Jepang menguat 0,47% dan Hang Seng Hong Kong melonjak 1,23%.
Saham-Saham Unggulan dan Top Gainers
Perdagangan sesi awal juga diwarnai oleh lonjakan tajam pada beberapa saham yang masuk dalam daftar top gainers. Kenaikan harga saham ini bervariasi antara 17% hingga 30%.
Saham PT Intermedia Capital Tbk (MDIA) memimpin daftar top gainers dengan kenaikan harga mencapai 25,86%, ditutup pada level Rp 131. Diikuti oleh PT Multipolar Technology Tbk (MLPT) yang melesat 22,77% ke harga Rp 1.995, serta PT Abadi Lestari Indonesia Tbk (RLCO) yang melonjak 22% ke Rp 4.880.
Selanjutnya, saham PT Bersama Zatta Jaya Tbk (ZATA) mencatatkan peningkatan 19,4% menjadi Rp 80, dan PT DMS Propertindo Tbk (KOTA) menguat 17,12% ke level Rp 130.
Saham Top Losers
Di sisi lain, terdapat lima saham yang mengalami penurunan paling signifikan dan masuk dalam daftar top losers. PT Saraswanti Indoland Development Tbk (SWID) ambruk 6,78% ke Rp 110.
PT Fortune Indonesia Tbk (FORU) anjlok 6,59% ke Rp 3.120, dan PT Betonjaya Manunggal Tbk (BTON) terperosok 5,35% ke Rp 354. Selain itu, PT MNC Digital Entertainment Tbk (MSIN) jatuh 4,67% ke Rp 408, dan PT Prodia Diagnostic Line Tbk (PRDL) turun 4,38% ke Rp 306.
Ikuti Detak Media

Masuk dengan Google untuk ikut berkomentar.