— Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) diprediksi akan melanjutkan tren penguatannya pada perdagangan Senin, 3 Agustus 2026. Penguatan ini didukung oleh kinerja keuangan emiten pada semester I-2026 yang mayoritas positif serta meredanya aksi jual oleh investor asing.

Analis dari CGS International Sekuritas Indonesia memperkirakan IHSG akan bergerak dalam rentang support 6.185-6.135 dan resist 6.290-6.340. “IHSG diprediksi akan melanjutkan penguatannya,” tulis CGS International Sekuritas Indonesia dalam ulasannya.

Sentimen positif juga datang dari bursa Wall Street yang kembali menguat. Penguatan ini ditopang oleh kenaikan saham Amazon yang signifikan sebesar 15,32% setelah melaporkan pendapatan kuartal kedua yang melampaui ekspektasi. Kinerja positif bisnis komputasi awan Amazon ini meningkatkan kepercayaan investor terhadap belanja modal untuk teknologi kecerdasan buatan.

Sementara itu, imbal hasil obligasi pemerintah dengan tenor 30 tahun melonjak ke level tertingginya sejak 2007 di 5,27%, dan imbal hasil tenor sepuluh tahun naik ke level 4,7%, tertinggi sejak Januari 2025. Kenaikan ini dipicu oleh ketidakpercayaan investor terhadap komitmen gubernur The Fed, Kevin Warsh, dalam mengendalikan inflasi yang meningkat akibat lonjakan harga minyak mentah.

Untuk perdagangan Senin, CGS International Sekuritas Indonesia merekomendasikan enam saham untuk trading, yaitu AMMN, BRPT, ASII, INCO, BRIS, dan TINS.