— Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) kembali menunjukkan tren positif pada pembukaan sesi I, Senin (3/8/2026). Indeks tercatat menguat 36,49 poin atau setara dengan 0,59%, mencapai level 6.272,61. Sepanjang sesi awal, pergerakan IHSG terpantau berada di zona hijau, berfluktuasi antara 6.246 hingga 6.273.

Pada menit-menit awal perdagangan, tercatat sebanyak 1,5 miliar saham telah berpindah tangan dengan total nilai transaksi mencapai Rp 656,21 miliar. Frekuensi perdagangan yang terjadi baru mencapai 103.128 kali. Dari total saham yang diperdagangkan, 298 saham tercatat mengalami kenaikan, sementara 170 saham mengalami koreksi, dan 218 saham lainnya stagnan.

Analis dari Reliance Sekuritas memprediksi IHSG akan melanjutkan penguatannya pada hari ini, dengan perkiraan pergerakan berada di rentang level support 6.186 dan resistance 6.287. Prediksi ini didasarkan pada analisis teknikal, di mana candle terakhir IHSG membentuk formasi ‘two white soldier’ yang merupakan pola bullish. Indikator Stochastic juga menunjukkan adanya ‘golden cross’, dan posisi indeks masih berada di atas rata-rata pergerakan 5 dan 20 hari (MA5 dan MA20).

Perkiraan penguatan IHSG ini terjadi di tengah mayoritas indeks saham Asia yang melemah pada pagi hari. Indeks Nikkei 225 tercatat anjlok 1,25%, sementara Indeks Kospi mengalami penurunan 4,64%.

Reliance Sekuritas merekomendasikan beberapa saham pilihan yang dapat dicermati investor, yaitu BMRI, AMMN, BRPT, dan EMTK.

Saham Top Gainers

Di awal perdagangan sesi I, terdapat lima saham yang menunjukkan lonjakan harga signifikan dan masuk dalam daftar ‘top gainers’. Kenaikan harga saham-saham ini berkisar antara 6% hingga 19%.

Saham PT Jaya Konstruksi Manggala Pratama Tbk (JKON) memimpin daftar dengan kenaikan 19,7%, mencapai harga Rp 79 per lembar. Diikuti oleh PT Lotte Chemical Titan Tbk (FPNI) yang melesat 17,73% ke level Rp 478. PT MDTV Media Technologies Tbk (NETV) juga mencatat lonjakan harga 11,76% menjadi Rp 57.

Selanjutnya, saham PT Karya Pacific Energy Tbk (IATA) mengalami kenaikan 9,21% ke Rp 83, dan PT Pabrik Kertas Tjiwi Kimia Tbk (TKIM) naik 6,92% ke harga Rp 6.950.