— JAKARTA – Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) berpotensi menguji level baru di kisaran 6.050 hingga 6.100 pada perdagangan Rabu, 29 Juli 2026. Prediksi ini muncul setelah IHSG ditutup melemah 0,89% ke level 6.130,5 pada Selasa, 28 Juli 2026.

Secara teknikal, histogram MACD IHSG menunjukkan penyempitan yang berkelanjutan, sementara Stochastic RSI melemah di area pivot. Kondisi ini diperkirakan akan mendorong IHSG untuk menguji level 6.050-6.100 pada perdagangan hari ini, demikian ulasan Phintraco Sekuritas, Rabu (29/7/2026).

Perlemahan nilai tukar Rupiah terus berlanjut, ditutup melemah 0,41% ke level Rp 18.083 per dolar AS di pasar spot. Posisi ini mendekati rekor terendah sepanjang masa di level Rp 18.190 per dolar AS. Tekanan terhadap Rupiah dipengaruhi oleh faktor eksternal dan domestik.

Faktor eksternal yang memengaruhi adalah penguatan indeks dolar AS menjelang pertemuan bank sentral Amerika Serikat (the Fed) pekan ini. Sementara itu, dari dalam negeri, investor cenderung bersikap wait and see di tengah meningkatnya ketidakpastian mengenai penunjukkan Gubernur Bank Indonesia definitif berikutnya, yang dinilai dapat berdampak pada kebijakan bank sentral ke depan.

Di sisi lain, Perwakilan Perdagangan Amerika Serikat (USTR) mengisyaratkan kemungkinan pengenaan tarif impor tambahan yang menargetkan negara-negara Asia, termasuk China, Vietnam, dan Korea Selatan. USTR tengah melakukan investigasi terkait dugaan kelebihan kapasitas produksi dan praktik dumping manufaktur dari negara-negara tersebut.

Pemerintah Indonesia perlu mewaspadai potensi ini, mengingat Indonesia sendiri baru saja dikenakan tarif tambahan sebesar 10% oleh AS pada pekan lalu. Situasi ini menambah kompleksitas dalam perdagangan internasional.

Sementara itu, investor akan menantikan hasil pertemuan the Fed yang diperkirakan akan mempertahankan suku bunga acuan pada level 3,5%-3,75%. Keputusan the Fed ini akan menjadi salah satu fokus utama pasar pada Rabu (29/7/2026).

Menyikapi pergerakan pasar, Phintraco Sekuritas memberikan rekomendasi saham untuk trading pada perdagangan Rabu (29/7/2026), yaitu UNVR, BFIN, GGRM, ELSA, dan WIIM.