— Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) diprediksi akan melanjutkan tren penguatannya pada perdagangan Jumat, 31 Juli 2026. Prediksi ini muncul setelah IHSG berhasil ditutup menguat 1,56% ke level 6.186,3 pada Kamis, 30 Juli 2026.

Phintraco Sekuritas dalam ulasannya pada Jumat (31/7/2026) menjelaskan bahwa secara teknikal, IHSG berhasil ditutup di atas rata-rata pergerakan lima, dua puluh, dan lima puluh hari (MA5, MA20, MA50). Indeks juga masih bertahan di atas level psikologis 6.000. Indikator Stochastic RSI dilaporkan mendekati area oversold dan berpotensi mengalami Golden Cross.

“Sehingga diperkirakan IHSG melanjutkan penguatan menguji level 6.200-6.250 pada perdagangan Jumat (31/7/2026),” tulis Phintraco Sekuritas.

Di sisi lain, Mahkamah Konstitusi (MK) telah mengabulkan sebagian permohonan uji materiil terhadap Undang-Undang Nomor 17 Tahun 2025 tentang Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN) 2026. Pengabulan ini terkait pengaturan Program Makan Bergizi Gratis (MBG) dalam anggaran penyelenggaraan pendidikan sebesar 20% dari APBN.

MK menegaskan bahwa dalam APBN tahun-tahun berikutnya, anggaran program MBG yang bukan merupakan komponen utama pendidikan harus dipisah atau tidak menjadi bagian dari anggaran operasional penyelenggaraan pendidikan. Pemisahan ini berlaku paling lambat dalam APBN Tahun Anggaran 2028 atau paling lama dua tahun sejak putusan diucapkan. Hal ini diperkirakan akan berdampak terhadap pembagian porsi anggaran pos-pos yang lain jika anggaran untuk MBG diasumsikan masih relatif besar.

Faktor positif lain yang diperkirakan akan mempengaruhi perdagangan di Bursa Efek Indonesia (BEI) hari ini adalah rebound pada indeks di bursa Wall Street dan koreksi harga minyak. Beberapa data ekonomi terbaru Amerika Serikat juga berhasil meredam kecemasan akan potensi kenaikan suku bunga The Fed yang lebih besar dari perkiraan.

Selain itu, berlangsungnya earning season kuartal II-2026 dan maraknya aksi korporasi juga menjadi faktor pendukung positif. Phintraco Sekuritas memberikan rekomendasi saham MDKA, INCO, TINS, BULL, AADI, dan BBNI untuk trading pada Jumat, 31 Juli 2026.