Detak Media — JAKARTA – Gianni Infantino diprediksi akan tetap menjabat sebagai Presiden FIFA dan berpeluang melanjutkan kepemimpinannya untuk periode keempat pada pemilihan tahun 2027 mendatang. Posisi Infantino saat ini dilaporkan masih aman meskipun sempat menuai kritik tajam.
Sebelumnya, Infantino berencana mendirikan FIFA Forward Enterprise (FFE), sebuah unit bisnis yang akan mengelola hak siar, penjualan tiket, hingga saham Piala Dunia kepada investor swasta. Rencana ini menuai kecaman keras karena dinilai terlalu mengkomersilkan sepak bola.
Wacana pendirian FFE tersebut akhirnya dibatalkan setelah FIFA melakukan pemungutan suara terhadap 211 negara anggota. Lebih dari separuh anggota tidak menyetujui rencana tersebut, sehingga proyek itu pun dihentikan.
Akibat rencana yang dibatalkan itu, Infantino menerima banyak kecaman. Kedekatannya dengan mantan Presiden AS Donald Trump juga sempat disorot dan dinilai tidak mencerminkan kenetralan organisasi.
Beberapa tokoh sepak bola internasional bahkan meminta Infantino untuk mengundurkan diri. Namun, laporan terbaru dari media Prancis, Le Parisien, menegaskan bahwa posisi Infantino sebagai Presiden FIFA masih kokoh.
Secara teoretis, statuta FIFA memungkinkan adanya mekanisme untuk menggugat posisi presiden. Pasal 25 statuta FIFA menyatakan bahwa kongres luar biasa dapat diselenggarakan jika minimal 20% dari asosiasi anggota FIFA mengajukan permintaan. Kongres semacam itu berpotensi membuka jalan untuk mosi tidak percaya.
Mengingat UEFA memiliki 26% hak suara dari total anggota FIFA, badan sepak bola Eropa tersebut memiliki kekuatan untuk memicu proses tersebut. Akan tetapi, hingga kini belum ada satu pun asosiasi anggota UEFA, termasuk Federasi Sepak Bola Prancis (FFF), yang mengajukan permintaan untuk menggugat posisi Infantino.
Meskipun demikian, diyakini bahwa dukungan terhadap Infantino akan mengalami penurunan menjelang pemilihan Presiden FIFA yang dijadwalkan pada Maret 2027. Pemilihan tersebut akan diselenggarakan di Rabat, Maroko, di mana para anggota FIFA akan memilih pemimpin mereka selanjutnya.
Gianni Infantino sendiri menyatakan optimisme dan keyakinannya untuk maju kembali dalam pemilihan tersebut demi mengamankan periode keempat kepemimpinannya di FIFA.
Ikuti Detak Media

Masuk dengan Google untuk ikut berkomentar.