Detak Media — JAKARTA – Federasi Sepak Bola Internasional (FIFA) angkat bicara terkait wacana penjualan saham Piala Dunia yang beredar. Melalui pernyataan resminya, FIFA menegaskan bahwa sepak bola tidak untuk dijual.
Presiden FIFA, Gianni Infantino, sebelumnya dikabarkan berencana mendirikan perusahaan baru bernama FIFA Forward Enterprise (FFE) sebagai wadah untuk menjual saham. Perusahaan ini rencananya akan membuka peluang bagi investor swasta, yang akan dipimpin oleh perusahaan Amerika Serikat, Thrive Eternal. Nantinya, negara-negara anggota FIFA juga berkesempatan membeli saham minoritas dan menerima pemasukan tambahan dari pendanaan FIFA.
Kabar ini pertama kali diulas oleh The Times, kemudian disusul oleh media internasional lainnya seperti BBC dan Sky Sports. Pembentukan FFE dinilai berpotensi menimbulkan polemik karena dianggap semakin mengomersialkan sepak bola. FFE dikabarkan akan lebih terbuka bagi negara anggota dan investor swasta dalam hal hak siar hingga penjualan tiket.
Meskipun tidak secara langsung menyinggung isu penjualan saham Piala Dunia, FIFA telah memberikan klarifikasi terkait penetapan FFE. Pembentukan perusahaan baru ini memerlukan persetujuan voting dari seluruh 211 negara anggota FIFA. Untuk mewujudkannya, dibutuhkan 50 persen suara atau setidaknya 106 negara anggota yang setuju.
Namun, hingga kini, sebanyak 96 anggota, termasuk dari UEFA dan CONMEBOL, dilaporkan telah menyatakan penolakan. Keputusan final mengenai pembentukan FFE dijadwalkan akan diambil pada 19 September mendatang.
Dalam keterangannya, FIFA menekankan bahwa nilai komersial yang nantinya diperoleh akan kembali disalurkan kepada setiap negara anggota, dengan alokasi dana sebesar 40 juta USD untuk program FIFA Forward. “FFE diusulkan semata-mata untuk memastikan bahwa semua Asosiasi Anggota FIFA (MA) memiliki kesempatan untuk mengambil kepemilikan yang berarti atas peluang komersial sepakbola di negara masing-masing, dan bahwa hal ini tidak mengorbankan semangat atau tata kelola FIFA atau sepakbola itu sendiri,” demikian pernyataan FIFA.
FIFA menegaskan komitmennya untuk menjaga integritas olahraga. “Tidak ada yang menjual sepakbola. Ini bukanlah sesuatu yang akan pernah dipertimbangkan FIFA,” tegas pernyataan tersebut.
Ikuti Detak Media

Masuk dengan Google untuk ikut berkomentar.