— JAKARTA – FIFA dikabarkan tengah merencanakan langkah strategis untuk menjual saham dari kompetisi paling bergengsi, termasuk Piala Dunia. Dalam rencana ini, Joshua Kushner, saudara dari menantu mantan Presiden Amerika Serikat Donald Trump, dikabarkan turut tertarik untuk berpartisipasi.

Langkah ini diungkapkan oleh Presiden FIFA, Gianni Infantino, yang disebut tengah menyiapkan proposal pembentukan sebuah perusahaan baru. Perusahaan ini nantinya akan bertugas mengelola berbagai kompetisi di bawah naungan FIFA, mulai dari Piala Dunia Antarklub hingga gelaran Piala Dunia itu sendiri.

Perusahaan baru yang diusulkan ini akan dinamakan FIFA Forward Enterprise (FFE). Meskipun sebagian saham akan dijual kepada investor swasta dengan nilai yang diprediksi mencapai 20 miliar dolar AS atau sekitar Rp362 triliun, FIFA sendiri akan tetap memegang status sebagai pemegang saham mayoritas.

Rencana ini tidak lepas dari berbagai tanggapan, termasuk kritik dari berbagai pihak. UEFA, misalnya, dilaporkan menilai bahwa langkah FIFA menjual saham Piala Dunia telah melampaui batas.

Lebih lanjut, BBC melaporkan adanya keterlibatan orang-orang dekat dengan mantan Presiden AS Donald Trump dalam rencana ini. Joshua Kushner, yang merupakan saudara dari Jared Kushner (menantu Donald Trump sekaligus suami Ivanka Trump), disebut-sebut akan bekerja sama dengan FIFA terkait rencana penjualan saham Piala Dunia ini.

FIFA dikabarkan menunjuk Thrive Capital sebagai pemimpin kelompok investor yang diusulkan untuk FFE. Thrive Capital sendiri merupakan perusahaan modal ventura yang berbasis di Amerika Serikat dan didirikan oleh Joshua Kushner.

Namun demikian, penjualan saham Piala Dunia ini masih berada dalam tahap wacana. Munculnya berbagai pertentangan, ditambah dengan kedekatan Gianni Infantino dengan Donald Trump dalam beberapa tahun terakhir yang sempat menjadi kontroversi, menjadi catatan tersendiri dalam rencana besar ini.