— Hong Kong – Pelatih Manchester City, Enzo Maresca, memberikan sinyal bahwa klubnya berencana untuk menambah amunisi pemain baru, terutama yang memiliki pengalaman. Keputusan ini diambil menyusul kepergian sejumlah pemain senior yang telah memberikan kontribusi besar bagi tim.

Manchester City baru saja melepas beberapa pemain kunci di bursa transfer musim panas ini. Bernardo Silva dan John Stones meninggalkan klub setelah kontrak mereka berakhir, sementara Nathan Ake dijual ke klub raksasa Turki, Fenerbahce, dengan nilai transfer sekitar 8,5 juta euro. Kepergian mereka meninggalkan kekosongan, terutama dalam hal pengalaman bermain di level tertinggi.

Hingga kini, The Citizens baru tercatat melakukan satu rekrutmen signifikan dengan mendatangkan Elliot Anderson dari Nottingham Forest. Kabar beredar bahwa Manchester City juga sedang mengincar Pedro Neto, pemain yang tampil impresif di bawah asuhan Maresca saat ia masih menukangi Chelsea.

Maresca menegaskan bahwa timnya tidak memerlukan perombakan besar-besaran. Namun, ia mengakui adanya kebutuhan mendesak untuk mendatangkan pemain yang kaya akan pengalaman. “Untungnya, skuad ini tidak butuh banyak perubahan,” ungkap Maresca kepada Metro.

“Di saat yang bersamaan, seperti kita semua tahu, klub sudah kehilangan pemain-pemain penting dalam kaitannya dengan pengalaman seperti Bernardo, John, Nathan. Jadi pastinya ada hal-hal yang perlu kami lakukan,” lanjutnya.

Maresca menambahkan bahwa jendela transfer yang masih dibuka memberikan peluang untuk melakukan pergerakan. “Alasan mengapa saya mengatakan ada hal-hal yang perlu dilakukan adalah karena jendela transfer masih buka, dan ketika terbuka maka apapun bisa terjadi. Sekarang masih bulan Agustus dan kemudian dari September ketika bursa ditutup maka akan berbeda,” jelasnya.

Ia mengungkapkan bahwa komunikasi intensif terus dilakukan dengan jajaran manajemen. “Hugo (Viana, direktur sepakbola Man City) dan Ferran (Soriano, CEO Man City) ada di sini. Kami berupaya berbicara setiap hari untuk melihat apakah kami perlu melakukan sesuatu. Seperti yang sudah saya katakan, pastinya ada hal-hal yang perlu kami lakukan, tapi kami terus berkomunikasi setiap hari,” tutup Maresca.