Detak Media — JAKARTA – Bursa Efek Indonesia (BEI) mengidentifikasi adanya pergerakan pasar yang tidak biasa atau Unusual Market Activity (UMA) pada tiga saham emiten pada Jumat (31/7/2026). Ketiga saham yang masuk dalam pantauan ketat BEI adalah PT Intermedia Capital Tbk (MDIA), PT Aman Agrindo Tbk (GULA), dan PT Dewi Shri Farmindo Tbk (DEWI).
Dalam keterangan resminya, manajemen BEI menjelaskan bahwa pengumuman UMA ini tidak secara otomatis menunjukkan adanya pelanggaran terhadap peraturan perundang-undangan di bidang pasar modal. Namun, BEI melakukan pemantauan karena adanya indikasi pergerakan harga dan volume transaksi yang tidak lazim pada saham-saham tersebut.
Pergerakan saham MDIA tercatat mengalami lonjakan signifikan. Selama sebulan terakhir, saham ini telah melesat 191,6%, sementara secara year-to-date (ytd) atau sejak awal tahun, peningkatannya mencapai 98,8%.
Sementara itu, saham GULA menunjukkan kenaikan 33,5% dalam sebulan terakhir. Jika dilihat sejak awal tahun, saham GULA bahkan telah melonjak drastis sebesar 231,4%.
Untuk saham DEWI, pergerakannya dalam sebulan terakhir relatif lebih moderat dengan kenaikan 1,71%. Namun, secara year-to-date, saham ini justru mengalami penurunan 21,7%.
BEI menyatakan bahwa pihaknya saat ini tengah mencermati perkembangan pola transaksi pada ketiga saham tersebut. Oleh karena itu, para investor dihimbau untuk memperhatikan jawaban emiten atas permintaan konfirmasi dari Bursa. Selain itu, investor juga disarankan untuk mencermati kinerja emiten serta keterbukaan informasi yang telah disampaikan.
Lebih lanjut, investor diharapkan mengkaji kembali rencana corporate action emiten, terutama jika rencana tersebut belum mendapatkan persetujuan dari Rapat Umum Pemegang Saham (RUPS). Pertimbangan mendalam terhadap berbagai kemungkinan yang dapat timbul di kemudian hari juga penting sebelum mengambil keputusan investasi.
Ikuti Detak Media

Masuk dengan Google untuk ikut berkomentar.