— Bursa Efek Indonesia (BEI) mengumumkan adanya pergerakan Unusual Market Activity (UMA) pada empat saham emiten pada Rabu, 29 Juli 2026. Keempat saham yang masuk dalam radar pantauan ketat BEI adalah PT Estika Tata Tiara Tbk (BEEF), PT Puri Sentul Permai Tbk (KDTN), PT Saranacentral Bajatama Tbk (BAJA), dan PT Bintang Samudera Mandiri Lines Tbk (BSML).

Pengumuman UMA ini dilakukan oleh BEI sebagai bentuk pemantauan terhadap indikasi pergerakan harga dan transaksi yang tidak wajar. Meskipun demikian, manajemen BEI menegaskan bahwa status UMA tidak serta merta menunjukkan adanya pelanggaran terhadap peraturan perundang-undangan di bidang pasar modal.

Analisis pergerakan saham menunjukkan variasi yang signifikan. Saham BEEF tercatat melesat 185,5% dalam sebulan terakhir, meskipun secara year-to-date (YTD) mengalami penurunan 17,9%. Berbeda dengan KDTN yang mengalami penurunan 48,8% dalam sebulan terakhir dan 62,3% YTD.

Sementara itu, saham BAJA menunjukkan kenaikan 47,3% dalam sebulan terakhir dan 37,4% YTD. Saham BSML juga mencatat kenaikan 4,5% dalam sebulan terakhir, namun melonjak 100,7% YTD.

Sehubungan dengan terjadinya UMA atas saham-saham tersebut, BEI menyatakan sedang mencermati perkembangan pola transaksi yang terjadi. Oleh karena itu, para investor dihimbau untuk memperhatikan jawaban emiten atas permintaan konfirmasi dari Bursa.

Investor juga diminta untuk mencermati kinerja emiten serta keterbukaan informasi yang disampaikan. Selain itu, disarankan untuk mengkaji kembali rencana aksi korporasi emiten, terutama jika belum mendapatkan persetujuan Rapat Umum Pemegang Saham (RUPS), serta mempertimbangkan berbagai kemungkinan yang dapat timbul sebelum mengambil keputusan investasi.