Detak Media — JAKARTA – Investor asing mencatatkan transaksi beli bersih atau net buy sebesar Rp 46,9 miliar pada perdagangan saham sesi I Bursa Efek Indonesia (BEI) pada Kamis, 30 Juli 2026. Aksi beli bersih ini sebagian besar disalurkan pada saham PT Bank Central Asia Tbk (BBCA).
Berdasarkan data yang dihimpun dari Bursa Efek Indonesia, asing tercatat melakukan net buy saham BBCA senilai Rp 146,5 miliar jika dihitung berdasarkan harga rata-rata pada sesi I. Volume transaksi saham BBCA oleh asing mencapai 23 juta lembar saham.
Aktivitas pembelian oleh investor asing ini terjadi di pasar reguler saat harga saham BBCA menunjukkan tren penguatan. Hingga berita ini ditayangkan, saham BBCA tercatat menguat 1,5% ke level Rp 6.375. Dalam satu bulan terakhir, saham BBCA telah melesat 7,5%, meskipun secara year to date (ytd) masih tercatat turun 21%.
Data dari Bursa Efek Indonesia juga mencatat total transaksi saham BBCA pada sesi I hari itu mencapai 72,6 juta lembar saham dengan frekuensi sebanyak 13.100 kali. Nilai transaksi keseluruhan mencapai Rp 460,9 miliar.
Perdagangan pada hari sebelumnya, Rabu, 29 Juli 2026, juga menunjukkan tren serupa, di mana saham BBCA banyak dibeli oleh investor asing dengan net buy mencapai Rp 94,2 miliar.
Dalam catatan CGS International Sekuritas Indonesia untuk perdagangan Kamis (30/7/2026), target terdekat saham BBCA diproyeksikan berada di kisaran harga Rp 6.325 hingga Rp 6.375. Secara teknikal, CGS International Sekuritas Indonesia mengidentifikasi area support saham BBCA berada di level Rp 6.125 sampai Rp 6.200.
Ikuti Detak Media

Masuk dengan Google untuk ikut berkomentar.