— Carlo Ancelotti mengungkapkan alasan di balik keputusannya menolak tawaran untuk melatih Timnas Italia. Pelatih kawakan tersebut merasa belum menyelesaikan tugasnya bersama Timnas Brasil.

Ancelotti sempat menjadi target utama Federasi Sepak Bola Italia (FIGC) yang dipimpin oleh direktur teknik Paolo Maldini. Bersama Leonardo, Maldini berupaya membujuk Ancelotti untuk kembali ke tanah kelahirannya.

Namun, Ancelotti saat ini masih terikat kontrak sebagai pelatih Timnas Brasil hingga tahun 2030. Hal ini membuat upaya Maldini untuk merekrutnya menjadi tidak mudah.

Pendekatan tersebut akhirnya menemui jalan buntu karena Ancelotti belum bersedia meninggalkan skuad ‘Selecao’. Sebelumnya, Italia juga gagal mendapatkan Pep Guardiola dan Andrea Pirlo.

Setelah Maldini dan Leonardo mundur, FIGC akhirnya menunjuk Roberto Mancini sebagai pelatih timnas. Ancelotti, yang sempat dikaitkan dengan posisi tersebut, menyatakan bahwa ia masih memiliki banyak tanggung jawab di Brasil.

Meskipun merasa tersanjung dengan tawaran dari FIGC, Ancelotti menegaskan komitmennya. “Bukan soal kontrak; itu bukan alasannya. Saya melakukannya karena saya punya komitmen penuh dengan CBF dan negara ini, karena negara ini menyambut saya dengan begitu hangat di tahun pertama saya,” ujar Ancelotti kepada ESPN Brasil.

Ia menambahkan, “Saya ingin bertahan di sini. Dan saya berterima kasih kepada Federasi Sepak Bola Italia, tapi saya ingin bertahan di sini karena saya yakin ini adalah keputusan yang adil serta tepat untuk negara yang sudah menerima saya dengan hangat. Institusi yang memberikan saya kesempatan bekerja.”