Detak Media — PT Bumi Resources Tbk (BUMI), yang merupakan saham dari Grup Bakrie dan Salim, menunjukkan potensi untuk menguat menuju level resistance atau batas atas. Analisis teknikal ini dapat dimanfaatkan investor untuk memaksimalkan keuntungan dari saham BUMI.
Head of Retail Research Analyst BNI Sekuritas, Fanny Suherman, dalam catatannya pada Jumat (31/7/2026), menyebutkan bahwa target terdekat untuk saham BUMI berada di kisaran harga Rp 165 hingga Rp 168.
Secara teknikal, BNI Sekuritas mengidentifikasi area pembelian saham BUMI berada di harga Rp 163. “BUMI buy if break 163, dengan target dekat di 165-168. Cutloss di bawah 160,” demikian tertulis dalam catatan BNI Sekuritas pada Jumat (31/7/2026).
Pada penutupan perdagangan Kamis (30/7/2026) di Bursa Efek Indonesia (BEI), saham BUMI tercatat menguat 1,8% ke level Rp 162. Dalam sepekan terakhir, saham BUMI mengalami penurunan 5,2%, namun dalam sebulan terakhir tercatat naik 22,7%. Secara year to date (ytd), saham BUMI mengalami penurunan 55,7%.
Data dari Stockbit menunjukkan bahwa pada perdagangan Kamis (30/7/2026), saham BUMI banyak dijual oleh investor asing, dengan catatan net sell asing mencapai Rp 10,3 miliar.
Ikuti Detak Media

Masuk dengan Google untuk ikut berkomentar.