— Sebanyak 10 saham menjadi penekan utama kerugian investor di Bursa Efek Indonesia (BEI) pada pekan perdagangan 27-31 Juli 2026. Harga saham-saham ini mengalami penurunan drastis, berkisar antara 10% hingga 23%. Di antara emiten yang masuk daftar top losers pekan ini adalah PT Maha Properti Indonesia Tbk (MPRO) dan PT Pelayaran Nasional Ekalya Purnamasari Tbk (ELPI).

Meskipun demikian, secara keseluruhan Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) mencatatkan kenaikan tipis sebesar 0,64% pada pekan ini, ditutup pada level 6.236,1 dari posisi 6.196,4 pada pekan sebelumnya. Nilai kapitalisasi pasar BEI juga ikut terangkat 0,48% menjadi Rp 10.923 triliun, bertambah Rp 53 triliun dari pekan lalu. Namun, rata-rata nilai transaksi harian justru mengalami penurunan signifikan sebesar 21,86% menjadi Rp 15,44 triliun.

Penurunan juga terlihat pada rata-rata volume transaksi harian yang terkoreksi 31,23% menjadi 30,04 miliar saham. Begitu pula dengan rata-rata frekuensi transaksi harian yang turun 31,88% menjadi 1,82 juta kali transaksi. Pada perdagangan Jumat lalu, investor asing mencatatkan nilai jual bersih (net sell) sebesar Rp 250,58 miliar. Secara kumulatif sepanjang tahun 2026, investor asing telah mencatatkan net sell sebesar Rp 72,987 triliun.

Saham-Saham Top Losers Pekan Ini

Sepuluh saham yang menjadi penyebab investor merugi parah dan masuk dalam daftar top losers pekan ini menunjukkan pelemahan harga yang cukup dalam. PT Maha Properti Indonesia Tbk (MPRO) mengalami koreksi harga paling tajam, ambles 23,7% dari Rp 14.425 menjadi Rp 11.000. Diikuti oleh PT Pelayaran Nasional Ekalya Purnamasari Tbk (ELPI) yang anjlok 20,8% dari Rp 910 menjadi Rp 720.

Saham PT Berkah Prima Perkasa Tbk (BLUE) juga terpantau ambrol 17% ke level Rp 2.430. Sementara itu, PT Puri Sentul Permai Tbk (KDTN) terkoreksi 14,5% menjadi Rp 376, dan PT Arkora Hydro Tbk (ARKO) jeblok 14% ke harga Rp 4.900. Saham PT OBM Drilchem Tbk (OBMD) tergelincir 11,7% menjadi Rp 180, sedangkan PT Energy Mega Persada Tbk (ENRG) melemah 11% ke Rp 1.290.

Penurunan juga dialami oleh PT Bekasi Asri Pemula Tbk (BAPA) sebesar 10,7% menjadi Rp 167. PT Xolare RCR Energy Tbk (SOLA) jatuh 10,2% ke harga Rp 96. Terakhir, PT Fortune Indonesia Tbk (FORU) terpangkas 10,2% menjadi Rp 2.900.