— JAKARTA – PT Wijaya Karya (Persero) Tbk (WIKA) menunjukkan komitmennya dalam pembangunan infrastruktur sumber daya air nasional melalui Proyek Bendungan Jenelata yang berlokasi di Kabupaten Gowa, Sulawesi Selatan. Pembangunan bendungan ini memiliki tujuan ganda untuk memperkuat pengendalian banjir, menyediakan pasokan air baku, mendukung irigasi pertanian, serta meningkatkan ketahanan energi dan mendorong pembangunan wilayah.

Hingga Juli 2026, progres konstruksi fisik Bendungan Jenelata telah mencapai angka 32,49%. Fokus pekerjaan saat ini meliputi penyelesaian struktur utama spillway, yang didukung oleh infrastruktur pendukung seperti jalan akses, relokasi bangunan, dan berbagai pekerjaan penunjang lainnya. Pelaksanaan proyek secara keseluruhan dilaporkan berjalan sesuai rencana, dengan penekanan kuat pada aspek mutu, keselamatan kerja, dan ketepatan waktu penyelesaian.

Corporate Secretary WIKA, Ngatemin, menyatakan bahwa Bendungan Jenelata merupakan salah satu proyek strategis yang dirancang untuk memberikan manfaat jangka panjang bagi masyarakat. Hal ini dicapai melalui penyediaan infrastruktur sumber daya air yang andal dan berkelanjutan.

“WIKA berkomitmen menjaga pelaksanaan Proyek Bendungan Jenelata agar tetap berjalan aman, tepat mutu, dan sesuai target. Bendungan ini diharapkan dapat memberikan manfaat besar bagi masyarakat melalui pengendalian banjir, penyediaan air baku, dukungan terhadap sektor pertanian, serta mendorong pembangunan wilayah yang berkelanjutan,” ujar Ngatemin dalam keterangan resmi.

Dalam proses pembangunannya, WIKA mengintegrasikan berbagai inovasi guna meningkatkan efisiensi dan keberlanjutan proyek. Beberapa inovasi yang diterapkan antara lain pemanfaatan Building Information Modeling (BIM) untuk pemodelan konstruksi tiga dimensi, sistem Enterprise Resource Planning (ERP) untuk pengelolaan proyek yang terintegrasi, serta penggunaan panel surya dan kendaraan operasional berbasis listrik sebagai bagian dari implementasi konstruksi yang lebih ramah lingkungan.

Ke depan, Bendungan Jenelata diproyeksikan mampu meningkatkan kapasitas pengendalian banjir di kawasan hilir Sungai Jeneberang. Selain itu, bendungan ini akan menjamin ketersediaan air baku dan layanan irigasi pertanian, mendukung ketahanan energi melalui potensi pengembangan pembangkit listrik tenaga air, serta membuka peluang baru untuk pengembangan ekonomi di sektor pariwisata dan perikanan. Melalui proyek ini, WIKA menegaskan kembali komitmennya untuk menghadirkan infrastruktur yang memberikan manfaat nyata bagi masyarakat seraya mendukung pembangunan Indonesia yang berkelanjutan.