Detak Media — JAKARTA – Laba bersih PT United Tractors Tbk (UNTR) dilaporkan anjlok hingga 94% pada kuartal kedua tahun 2026, mencapai Rp314 miliar. Hal ini menyebabkan total laba bersih untuk semester pertama tahun ini hanya sebesar Rp956 miliar. Penurunan signifikan ini disebabkan oleh adanya penurunan nilai atau impairment besar pada aset panas bumi serta pembayaran biaya area hutan Stargate, yang secara total mencapai Rp3,3 triliun.
Menurut catatan dari Citi, impairment terjadi pada PT Supreme Energy Rantau Dedap (SERD). Kinerja perusahaan ini diindikasikan hanya mampu menghasilkan listrik sebesar 52-55 MW, jauh di bawah target kapasitas yang ditetapkan yaitu 91 MW. Akibatnya, aset tersebut hanya mampu menghasilkan EBITDA tanpa bisa menghasilkan kas yang cukup untuk membayar utang.
Menyikapi kondisi tersebut, manajemen UNTR bersama pemegang saham lainnya telah mengambil keputusan untuk menghapusbukukan investasi yang ada dan tidak akan menambah pinjaman pemegang saham ke SERD. Langkah ini diambil untuk menghindari potensi kerugian lebih lanjut di masa mendatang.
“Manajemen UNTR memastikan tidak ada impairment lagi dalam waktu dekat. Akan tetapi, manajemen terus meninjau sejumlah investasi, apakah masih bisa menghasilkan nilai,” tulis Citi, dikutip Minggu (2/8/2026).
Panduan Kinerja dan Target Harga
Di sisi lain, Citi mencatat bahwa manajemen UNTR masih mempertahankan panduan penjualan alat berat Komatsu sebanyak 4.000 unit untuk tahun 2026. Produksi batu bara diproyeksikan naik menjadi 9,5-10 juta ton, sementara OB Pama diprediksi mencapai 950 juta bank cubic meter (bcm) dengan produksi 135 juta ton.
Target penjualan emas juga tetap dipertahankan pada angka 80 ribu ounce (oz). Sementara itu, penjualan bijih nikel mengalami kenaikan target menjadi 1,3 juta ton.
Citi menyematkan rekomendasi netral untuk saham UNTR dengan target harga Rp27.500. Sementara itu, UBS menilai saham UNTR saat ini berada dalam posisi yang sangat murah dan menetapkan target harga yang lebih tinggi, yaitu Rp31.500.
Ikuti Detak Media

Masuk dengan Google untuk ikut berkomentar.